Kapolres Sikka : Yang Bisa Sembuhkan Penyakit Masyarakat Bukan Hanya Polisi

0
587

NTTsatu.com – MAUMERE – Judi merupakan penyakit masyarakat sehingga bukan hanya tugas polisi saja yang memberantasnya tetapi semua elemen masyarakat agar penyakit ini tidak terus terjadi di kabupaten Sikka.

“Judi itu penyakit masyarakat.Yang bsia menyembuhkan penyakit masyarakat itu bukan cuma polisi tapi semua,” tegas kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang,SIK,Senin (17/12/2018) di Mapolres Sikka.

Kapolres Sikka saat didesak wartawan untuk menangkap bandar judi berinisial RT seperti yang disampaikan pengepul WW, mengatakan bahwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) beda dengan penyidikan seperti biasa, ada laporan, beda dengan OTT. Kalau ketangkap tangan di KUHP itu beda.

“Kalau kamu yang hebat,kamu yang  bisa seperti begitu, kamu nanti ngomong ke jaksa.Tanyakan ke jaksa seperti apa sich OTT,seperti apa sich penetapan tersangka,” tegas Rickson saat ditanyai wartawan, informasi dari WW bandarnya RT kenapa tidak ditindaklanjuti polisi.

Saat ditanyai lagi langkah selanjutnya untuk meredam kasus Kupon Putih,kapolres bertanya,memang kenapa dengan kupon putih diredam.Kan harus dihentikan kata wartawan, kapoltres tegaskan,kan kita sudah tangkap.

Kan belum sampai ke pucuknya,bandar-bandarnya, rickson bertanya,maksudanya bagaimana sich?,kan ada yang menggerakan ini perjudian,bandar-bandarnya.kapolres kembali tegaskan,judi itu penyakit masyarakat.Yang bsia menyembuhkan penyakit masyarakat itu bukan cuma polisi tapi semua.

“Sekarang kita sudah tangkap pelakunya,yang lain aksi dan wartwan sebarkan itu semua jangan lagi  main-main judi.Dengan begitu, baru berhenti itu penyakit,” ujarnya.

Saat ditanyai pernyataannya mengenai akan menindak anggota Polres Sikka yang terlibat dan membekingi perjudian, Rickson menyebutkan,tindakan itu seperti apa.Dirinya bahkan katakan,tindakan yang dilakukan kepada anggota merupakan urusan internal.

“Soal jumlah anggota yang ditindak itu internal kami.Bisa saya tegur,saya beri hukuman fisik.Banyak sekali datanya.Sekarang akhirnya saya bisa menangkap banyak pelaku perjudian,” ucapnya.

Saat dicecar wartawan, apakah kapolres Sikka bisa memproses hukum atau tidak anggota DPRD sikka yang mengatakan kapolres Sikka diduga menerima upeti dari bandar judi,kapolres menjawab,saat ini hendak Pileg dan kebetulan ada operasi cipta kondisi.Komitmen polisi menciptakan pemilu aman,damai dan sejuk

“Saya sendiri akan memberikan contoh kepada para caleg,kepada para peserta pileg ciptakan situasi aman dan sejuk seperti ini.Tidak usah terpengaruh pada hoax.Yang penting kita kerja dengan hati,laksanakan,” tegasnya.

Saat ditanyai Cendana News, kenapa perwakilan PMKRI cabang Maumere tidak diterima beraudensi dengan dirinya, Rickson malah menjawab, bos kamu tadi didalam kan.Kamu tahu tidak ceriteranya bagaimana.

“Kamu dengar saya bentak-bentak tidak.Ya sudah,kamu nanti jadi nara sumber disini,ya. Saya nggak bentak-bentak,kamu saksinya,” jawab Rickson saat ditanyai Cendana News menurut kapolres bagaimana,apakah ada pembentakan.

Saat ditanyai lagi, Rickon kembali menjawab,siapa yang bentak?. Yang disampaikan PMKRI kepada wartawan katanya ada intimidasi,tanya wartawan lagi, kapolres pun berkata,intimidasi seperti apa.Ini saksinya.

Kami kan mau minta pendapat dari kapolres sebab PMKRI sudah diwawancarai dan mengatakan ada pembentakan oleh oknum polisi, tanya wartawan.Kapolres langusng berkata,ini saksinya, sambil menanyakan nama wartawan Cendana News lalu mengatakan,tadi di dalam saya tidak ngomong apapun.

“Pokoknya saya bawa kamu jadi saksi,kalau saya omong ribut-ribut kamu saksinya,” katanya kembali saat ditanyai pendapatnya soal pernyataan PMKRI cabang Maumere.

Ketua terpilih PMKRI cabang Sikka Mario Fernandez menyebutkan, perjudian kupon putih di Sikka sendiri sudah lama sekali terjadi. Selama ini yang ditangkap hanya pengepulnya saja, ada apa ini., sepertinya ada konspirasi.

“Berkaitan dengan data kemarin sudah ada bocoran berkaitan dengan penggeledahan di rumah RT makanya kami hadir di Polres Sikka menuntut polisi untuk menangkap RT bandar judi di kabupaten Sikka,” pintanya.

Disebutkan  Mario, di media sudah jelas dikatakan oleh WW,pengepul yang ditangkap bahwa bandarnya RT tapi kenapa tidak ditangkap.Pengepul sudah 3 orang ditangkap tapi kenapa RT selaku bandar tidak pernah ditangkap sampai hari ini.

“PMKRI akan terus mendesak kapolres Sikka untuk menangkap RT sebab kalau tidak mampu kapolres Sikka silahkan angkat kaki dari kabupaten ini..Kemungkinan seperti itu,kapolres Sikka kami duga menerima uang dari RT atau jatah dari RT selaku bandar judi,” pungkasnya. (bed)

=========

Foto : Aktivis mahasiswa PMKRI cabang Maumere saat melakukan demo menentang perjudian di Mapolres Sikka.Foto : Ebed de Rosary

Komentar ANDA?