Kasus Dugaan Korupsi, Kejari TTU Sita Dump Truck Milik Kades Naikake B

0
372
Keseriusan tersebut ditunjukkan oleh instansi yang dipimpin oleh Robert Jimmy Lambila itu dengan melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap Kepala Desa Naikake B Herminigildus Tob, bendahara, serta pihak terkait lainnya.
Selain itu, Kejari TTU juga mengambil langkah cepat dengan melakukan penyitaan satu unit mobil dump truck milik Kades Herminigildus, Selasa (13/03/2021).
Dump truck tersebut diamankan saat diparkir di rumah salah satu keluarga Kades Herminigildus di Kelurahan Maubeli. Selain dump truck, Jaksa juga menyita sejumlah dokumen pengelolaan dana desa tersebut.

Kajari TTU Robert Jimmy Lambila saat diwawancarai wartawan di kantor kejaksaan setempat mengaku sesuai jadwal Kades Herminigildus harus menjalani pemeriksaan pada Senin (12/03/2021) kemarin. Namun sayangnya Kades Herminigildus malah mangkir dari panggilan tersebut.

Kemudian Kajari Robert mengaku mendapatkan informasi jika Kades Herminigildus ternyata berada di Kota Kefamenanu dengan membawa mobil dump truck miliknya.

Mobil dump truck tersebut berdasarkan hasil penyidikan diduga kuat merupakan hasil dari kejahatan (korupsi).

Sehingga pada Selasa dini hari Kades Herminigildus langsung dijemput paksa di kediaman keluarganya tersebut. Kemudian mobil dump truck miliknya langsung disita jaksa.

“Mobil tersebut sesuai hasil penyidikan kami merupakan hasil dari kejahatan sehingga tadi malam(dini hari tadi) kami melakukan penyitaan,” tegasnya.

Kajari Robert mengakui saat penyitaan tersebut pihaknya juga mengamankan sejumlah dokumen. Sesuai hasil penyelidikan jaksa, terdapat indikasi pemalsuan pada dokumen.

“Itu seperti cap yang dipalsukan dan bukti-bukti lain yang akan dibawa ke kejaksaan tapi sebelum mereka bawa tadi malam sudah kita dapatkan,” ujarnya.

Terpantau, mobil dump truck yang pada bagian depannya tertulis “Pelita Mas” tersebut hingga kini sudah diamankan di belakang kantor Kejari TTU.

Sedangkan Kades Herminigildus serta sejumlah mantan TPK dana desa tampak berada di kejaksaan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. (*/gan)

Komentar ANDA?