Kasus Penganiayaan di Satar Mese Manggarai, Tiga Korban Luka Serius

0
833
Foto: Lokasi kejadian di Desa Tal, Kecamatan Satar Mese kabupaten Manggarai, Senin, 09 Oktober 2017

NTTsatu.com – RUTENG -Nasib naas yang dialami tiga warga  Desa Tal, Kecamatan Satar Mese kabupaten Manggarai, Flores – NTT, Senin  9 Oktober 2017. Ketiganya menderita luka serius akibat penganiyaan berat  yang diduga dilakukan oleh empat  pelaku.

Berdasarkan laporan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Satar Mese kepada Polres Manggarai. ketiga korban yang mengalami luka yakni
Sebastianus Ngambu, Martinus Wandur dan  Blasius Ngabut. Sementara empat pelaku Penganiayaan berat tersebut teridentifikasi berinisial FR, AD , AN dan SA.

Dikisahkan, awal peristiwa ketika korban  Blasius Ngabut bangun tidur dan   mendengar teriakan warga yang mau berkelahi. Blasius  kemudian langsung  terbangun dari  tidurnya  kemudian mengikuti korban Sebastianus Ngambu dan Martinus Wandur yang  hendak menuju rumah  pelaku.

Blasius   mengikuti kedua korban dengan maksud melarang  kedua korban agar  tidak ke rumah pelaku, tetapi Sebastianus dan Martinus sama sekali tidak menggubris larangan Blasius.

Ketika kedua  korban sudah berada di depan rumah pelaku, Blasius melihat keempat  pelaku  sudah siap dengan senjata  tajam berupa parang, tombak dan pana. Melihat situasi itu Blasius   meminta kedua korban agar segera pulang  ke rumah.

“Tiba-tiba  korban melihat pelaku AD  melemparkan batu kewajah Blasius  hingga korban langsung  pusing dan jatuh  tidak sadarkan diri,” kata Ipda Daniel Djihu kasubag Humas Polres Manggarai melalui pesan Whatshap kepada NTTsatu.com, Senin, 09 oktober 2017 malam.

Setelah beberapa menit kemudian Blasius baru   sadarkan diri dan melihat korban  Sebastianus Ngambu sudah terjatuh dan dianiaya oleh  parah pelaku.

Dia  sempat emosi dan mengambil parang milik saudara Sebas yang  sudah tergeletak di tanah  namun  beberapa ibu yang ada di Tempat Kejadian Perkara ( TKP) langsung menahan Blasius dan menarik korban pulang ke rumah.

Perkelahian  terhenti dengan hadirnya anak   perempuan korban Sebastianus  datang melerai dan memeluk bapanya sehingga perkelahian pun berhenti.

Kedua korban  yang mengalami luka dan berlumuran darah  tersebut dilarikam menuju   puskesmas Iteng ibu kota kecamatan Satar Mese  untuk mendapatkan penanganan medis.

Foto: Barang bukti berupa senjata tajam yang berhasil diamankan pihak kepolisian setempat dalam insiden, Senin, 09 Oktober 2017

Ipda Daniel mengatakan Sampai dengan saat ini situasi di  TKP  sudah  aman  terkendali  dan tetap dipantau agar tidak terjadi masalah lain.

“Hingga saat ini keempat pelaku sudah diamankan di Mapolsek Satar Mese,” katanya. (mus)

Komentar ANDA?