Ke Desa Munerana, Roby Jawab Kebutuhan Warga Akan Air Minum Bersih

0
299

NTTsatu.com — SIKKA — Bupati Sikka, Fransisco Roberto Diogo Idong, M.Si atau disapa Roby Idong dan Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga , dengan sejumlah pejabat yang masuk dalam rombongan diantaranya PLT Sekda Sikka, ibu ketua dan wakil ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Sikka juga para anggota Dewan dari Daerah Pilihan 2 (DAPIL.2) serta para kepala Dinas dan Badan yang sempat hadir pada hari Sabtu, 19 September 2020.Melakukan kunjungan kerja di desa Munerana Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka.

Dalam kunjungan itu selain menerima masukkan dan keluhan Masyarakat Munerana, Bupati Roby juga menjelaskan program kerja yang termuat dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Kabupaten Sikka sekaligus menjawabi keluhan masyarakat Munerana tentang kebutuhan pokok terutama Listrik .air bersih, jaminan kesehatan serta pendidikan.

½Menjawabi keluhan tersebut Bupati Roby secara tegas mengatakan semua kekurangan masyarakat terutama hak hak dasar menjadi tanggungjawab pemerintah itu sudah menjadi prioritas utama pemerintah kabupaten Sikka seperti kata Nawacita dimana masyarakat mengalami kesulitan disitu negara hadir.

Untuk sementara dimana musim kemarau berkepanjangan maka kebutuhan akan air bersih untuk minum sangat dibutuhkan oleh Rakyat Munerna maka Bupati segera memberikan kepada setiap rumah untuk kebutuhan air perkeluarga satu tangki air bagi yang belum mempunyai bak penampung air hujan diharapkan bergabung kepada yang mempunyai bak penampung.

Sementara Wakil Bupati sikka Romanus Woga mengajak seluruh masyarakat Munerana untuk selalu menjaga sebarannya Covid 19 di tanah Botang untuk tertip menjaga protokol kesehatan dan selalu memakai masker cuci tangan dan jaga jarak karena sampai saat ini belum ada obat yang jelas atau vaksin untuk membunuh virus tersebut.

Kunjungan kerja ini merupaan kunjungan kerja pertama setelah menjabat sebagai Bupati Sikka sehingga diawali Tarian penjemputan di iringi musik gong waning mengantar Bupati ke Lepotana Puan (rumah tuan tanah) sebagai wujut untuk melapor bahwa ada tamu sekaligus bakar lilin untuk menghormati para lelulhur terutama Tuan tanah yang sudah mendahului kita.

Setelah lapor diri pada lepo Tuan tanah Bupati Sikka melanjutkan bakar lilin ke lepo lainnya dalam bahasa adat lepo pitu atau tujuh rumah adat sebagai bagian dari kebersamaan dalam urusan adat di kampung Botang.

Acara kunjungan ini cukup meriah karena dihadiri oleh masyarakat 4 Dusun yaitu Dusun Botang Dusun Bulabutu Dusun Hapengkabor dan dusun Wolonbola.

Selain itu camat Hewokloang Kepala Desa dan Ketua BPD desa Munerana, toko adat dan tokoh masyakarat .semua cara ini dihibur dengan Gong waning dan musing kampung.  (ino)

Komentar ANDA?