Kejagung dan Kajati NTT Gandeng RS Siloam Operasi 175 Penderita Katarak

0
196
Foto: Para Dokter RS Siloam Kupang ketika sedang melaksanakan operasi Katarak di RS tersebut, Sabtu, 08 Juli 2017

NTTsatu.com – KUPANG – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng Rumah Sakit Siloam Kupang, Sabtu, 08 Juli 2017 mulai melakukan operasi 175 orang warga NTT penderita katarak atau gangguan penglihatan.

Operasi secara gratis di Rumah Sakit Siloam Kupang ini akan berlangsung selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu (8-9/7). Kegiatan hari pertama ini dipantau pangsung oleh Jaksa Agung RI, H.M. Prasetyao.

Jaksa Agung RI, HM. Prasetyo yang didampingi Jampidsus, Arminsiah dan Kajati NTT, DR. Sunarta di Kejati NTT yang di temui usai menghadiri kegiatan sosial tersebut menjelaskan bahwa, 175 warga NTT yang mendapatkan operasi katarak secara gratis berasal dari seluruh Kabupaten dan Kota Se-Nusa Tenggara Timur.

Prasetyo menjelaskan, operasi katarak secara gratis yang digelar di Kejati NTT ini merupakan kerja sama antara Kejagung dan Kejati NTT serta Rumah Sakit (RS) Siloam.

“Yang daftar untuk dapat operasi gratis sebanyak 250 orang tapi yang dapat pelayanan hanya 175 orang,” kata Prasetyo.

Dijelaskannya, yang tidak mendapatkan pelayanan operasi gratis di Kejati NTT bukan berarti tidak dilayani namun karena faktor kesehatan dari para pendaftar. Dimana, ada berbagai faktor kesehatan mulai dari darah tinggi, gula dan lainnya.

Ditambahkan Jaksa Agung, sisa dari 175 orang yang tidak mendapatkan pelayanan telah direkomendasikan ke RS. Siloam untuk nantinya dilayani sehingga apa yang diinginkan dapat terlayani.

Berdasarkan penjelasan dokter yang melakukan operasi katarak kata Prasetyo, bahwa seseorang mengalami katarak atau gangguan penglihatan itu dipengaruhi oleh sinar ultraviolet yang sangat kuat sehingga membuat penglihatan seseorang menjadi kabur.

Lanjut Prasetyo, kegiatan demikian bukan baru pertama kali dilakukan Kejagung RI, namun sebelumnya sudah dilakukan ditiga daerah yakni Makasar, Jepara dan Jakarta. Dan, kegiatan tersebut berjalan lancar serta mendapatkan apresiasi dari Pemda setempat.

Kegiatan operasi katarak secara gratis yang digelar di Kejati NTT ini dilakukan untuk menyambut Hari Bhakti Adhyaksa pada tanggal 22 Juli 3017 mendatang.

“Kegiatan operasi katarak ini akan berlangsung selama dua hari terhitung dari tanggal 8-9 Juli 2017,” tutup HM. Prasrtyo.(obor nusantara/bp)

Komentar ANDA?