Kejati Buka Kembali Kasus Bansos TTS Yang Diduga Libatkan Wagub Litelnoni

0
182
Foto : Kajati NTT, Dr. Sunarta

NTTsatu.com – KUPANG – Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tahun 2009-2010 mulai dilirik lagi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.  Kasus ini diduga melibatkan Wakil Gubernur NTT, Benny Litelnoni yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati TTS.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Sunarta menjelaskan, akan dibukanya kembaki kasus dugaan korupsi dana Bansos TTS itu sesuai perintah Jaksa Agung (Jagung) RI, HM. Prasetyo saat berkunjung ke NTT beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, berdasarkan perintah Jagung  RI, HM. Prasetyo itu maka Kejati NTT akan segera melakukan penyilidikan ulang atas kasus dugaan korupsi dana Bansos di Kabupaten TTS.

Dikatakan Sunarta bahwa dibuka uangnya kasus dugaan korupsi dana Bansos Kabupaten TTS atas perintah JA RI, HM. Prasetyo karena diduga kuat melibatkan Wakil Gubrrnur NTT, Benny Litelnoni.

“Sesuai perintah pimpinan tertinggi yakni Jaksa Agung RI, HM. Prasetyo l, Kejati NTT akan bukan kembali kasus dugaan korupsi dana Bansos Kabupaten TTS,” kata Sunarta.

Diungkapkan Sunarta, penyilidikan ulang kasus dugaan korupsi itu akan dilakukan pada pekan depan usai merayakan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke-57 tanggal 22 Juli 2017.

“Penyidik akan mulai melakukan penyilidikan setelah perayaan HBA yang ke-57 dan paling lambat pekan depan, ” terang Sunarta.(red/bp)

Komentar ANDA?