Kejati NTT Segera Ekspos Ulang Kasus Bupati Rote Ndao

0
207

KUPANG. NTTsatu.com – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) dalam waktu dekat segera melakukan gelar perkara dugaan korupsi tanah hibah di Kabupaten Rote Ndao tahun 2007 lalu di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Kajati NTT, John W Purba, SH, MH yang ditemui diruang kerjanya, Rabu (29/7) mentgatakan dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan gelar perkara di Kejagung RI.

Dijelaskannya, tujuan dilakukan gelar ulang perkara tim kejari Ba’a dan Kejati NTT di Kejagung RI untuk melihat kembali status kasus dugaan korupsi itu yang menjadikan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning sebagai tersangka.

“Kami dalam waktu dekat segera gelar ulang perkara tanah hibah di Kabupaten Rote Ndao, yang melibatkan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning sebagai tersangka di Kejagung RI, “ kata Purba.

Dikatatakan Purba, dalam kasus dugaan korupsi tanah hibah itu kerugian Negara yang terjadi hanya senilai Rp 37, 5 juta. Nilai kerugian tersebut sangatlah kecil. Kerugian Negara itu terjadi saat pembuatan 46 sertifikat tanah oleh BPN Rote Ndao.

Ditegaskan Purba, dalam kasus itu masyarakat Kabupaten Rote Ndao telah menggugat secara perdata Pemda Kabupaten Rote Ndao dan dimenangkan oleh masyarakat. Hal itu juga terjadi pada tingkat banding dimana Pemda Kabupaten Rote Ndao kalah dalam kasus perdata tersebut, dimana PT Kupang menguatkan putusan PN Rote Ndao.

Untuk itu, lanjut Purba, yang terjadi dalam kasus itu adalah tanah masyarakat Kabupaten Rote Ndao yang dihibahkan Pemda Kabupaten Rote Ndao bukanlah tanah Pemda Kabupaten Rote Ndao yang dihibahkan.

“Negara hanya mengalami kerugian senilai Rp 37, 5 juta saja. Itupun terjadi karena pembuatan 46 sertifikat tanah di BPN Rote Ndao oleh pemerintah kepada oknum-oknum di kabupaten Rote Ndao, “ kata Purba. (iki)

=====

Foto: John W Purba, SH, MH

Komentar ANDA?