KNPI NTT Inisiasi Kerjasama Dengan Pemuda RDTL

0
210
Foto: Penandatanganan MoU Antara Pemuda/KNPI NTT-RI dengan Conselho Juventude Bobonaro-RDTL disaksikan oleh Presidente Autoridade Municipio Bobonaro - RDTL

KUPANG. NTTsatu.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menginisiasi kerja sama pemuda lintas negara dengan pemuda Negara Republik Demokatik Timor Leste (RDTL). Kerjsama ini meliputi bidang olahraga, peningkatan kapasitas dan kapabilitas pemuda, ekonomi, budaya, dan HANKAM dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, HIV/AIDs dan human traficking.

Siaran peras dari DPD KNPI NTT yang diterima redaksi NTTsatu.com, Senin, 24 Oktober 2016 menyebutkan, kerjasama ini dilakukan pada Jumat  dan Sabtu, 21-22 Oktober 2016, bertempat di Kantor Municipio Bobonaro, Maliana – Timor Leste. Saat itu telah berlangsung sebuah peristiwa bersejarah terkait kepemudaan Indonesia dan RDTL. Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh DPD KNPI Provinsi NTT dan RDTL oleh Conselho Juventude Bobonaro.

Peristiwa bersejarah yang dimaksud yakni peresmian kerja sama pemuda lintas 2 negara yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Saudara Hermanus Th. Boki selaku Ketua DPD KNPI NTT-RI sekaligus Ketua Delegasi dan Saudara Jonas Caeiro Lopes selaku Conselho Juventude Bobonaro atau Organisasi Pemuda Municipio Bobonaro-RDTL.

Penandatanganan MoU ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Saferino Soares dos Santos selaku Presidente Autoridade Municopio Bobonaro atau pejabat setingkat Gubernur di salah satu wilayah RDTL.

Secara general kesepakatan yang dibangun adalah tentang kerja sama pemuda antar kedua negara terkait posisi dan isu strategis RDTL dan Indonesia dengan berfokus pada kerja sama di bidang olahraga, peningkatan kapasitas dan kapabilitas pemuda, ekonomi, budaya, dan HANKAM dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, HIV/AIDs dan human traficking yang akan dimulai pada Bulan November 2016 mendatang.

Hadir dalam kegiatan penandatanganan MoU tersebut selain Presidente Autoridade Municopio Bobonaro dan jajaran pengurus Pemuda Municipio Bobonaro, yakni  Youth Parlement, Pramuka, Orang Muda Katolik dan Pemuda Kreatif Bobanaro sebagai perwakilan Pemuda RDTL. Sementara dari KNPI, rombongan delegasi sebanyak 5 orang yang terdiri atas Hermanus Th. Boki (Ketua DPD KNPI provinsi NTT / Ketua Delegasi); Inang Fitriani Abdullah (Wakil Sekretaris DPD KNPI Provinsi NTT / Anggota Delegasi); Jecky J. Benggu (Wakil Sekretaris DPD KNPI Provinsi NTT / Anggota Delegasi) dan Since R. Haning (Anggota KNPI / Anggota Delegasi).

Dengan ditandatanganinya MoU yang berlaku selama 2 tahun berjalan ini maka telah terbuka jembatan emas yang bisa dimanfaatkan pemuda Indonesia dan RDTL serta pemerintah negara masing-masing untuk mengembangkan potensi dan kapabilitas pemuda di berbagai ranah produktif.

Hermanus Boki menjelaskan, KNPI go international to RDTL adalah taggline yang digunakan oleh DPD KNPI NTT sebagai simbol spirit kepemudaan yang dinamis dan responsif terhadap isu-isu strategis kebangsaan.

“Sebagai negara tetangga yang sangat dekat wilayah administratifnya dengan Indonesia wilayah Timur, kerja sama dengan RDTL seperti ini sangat penting dan strategis. Sekarang tinggal bagaimana kesepakatan yang telah dibangun pemuda kedua negara ini dipraksiskan dalam bentuk-bentuk kegiatan yang lebih taktis dan teknis,” tulis Boki.

Dia menilai, kunjungan pemuda ke RDTL dan penandatanganan MoU tersebut bisa sebagai kado menjelang akhir kepengurusan. Kepengurusan DPD KNPI Provinsi NTT yang dinakhodainya periode 2013-2016 yang akan segera berakhir di penghujung tahun ini. (bp)

Komentar ANDA?