Konsolidasi di Kupang, PKS Sebut ‘Amin’ Sudah Ada di Hati Masyarakat NTT

0
305

NTTSATU.COM — KUPANG — Tim Kampanye Daerah (TKD) Pasangan Capres Nomor Urut 1 Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar konsolidasi di Kupang, Rabu (20/12).

Konsolidasi antara partai koalisi dan relawan ini bertujuan memenangkan pasangan Amin di NTT. Kegiatan digelar di gedung milinium Kupang dihadiri ratusan relawan, dipimpin Ketua Ketua Pelaksana Pemenangan AMIN NTT, Julie Sutrisno-Laiskodat

Kegiatan diawali dengan doa lintas agama dari tokoh agama Kristen, Katolik, Islam, dan Hindu yang dilanjutkan dengan sambutan oleh Julie Laiskodat yang dilanjutkan dengan penyematan jaket pasangan AMIN kepada pimpinan parpol pengusung dan relawan.

Menurut Julie, NTT memiliki potensi yang luar biasa namun belum dikelola maksimal. Untuk itu, mulai dari kabupaten dan kota, provinsi hingga tingkat nasional harus ada pemimpin yang serius memperhatikan daerah ini.

“Jadi, NTT dulu tidak terlihat di peta, tetapi sekarang alhamdulilah, puji Tuhan, sekarang NTT sudah terlihat di peta,” ucap Julie.

Dia mencontohkan pembangunan besar-besar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat yang saat ini menjadi salah satu destinasi super prioritas. “NTT bangkit menuju sejahtera, itulah tujuan kita di sini untuk mendukung paket Amin menjadi presiden,” ujarnya disambut tepuk tangan para relawan.

Julie juga menyingung toleransi antarumat beragama di NTT sangat baik yang menjadikan daerah ini sebagai salah satu daerah dengan toleransi umat beragama terbaik di Indonesia.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTT, Anwar Hajral menjawab informasi yang beredar di masyarakat yang menyebutkan baliho AMIN yan dipajang di jalan raya sangat minim.

“Saya menjawab karena Amin sudah hadir di tengah hati masyarakat Kota Kupang untuk bersama-sama meraih kemenangan,” ujarnya.

Anwar mengatakan, dengan memilih paket AMIN, menandakan warga NTT ingin adanya perubahan ke arah yang lebih baik. “Seluruh masyarakat NTT yakin dan pasti ingin sebuah perubahan, perubahan untuk sebuah kesejahteraan dan kemakmuran,” sebutnya. (*/ln/nttsatu)

Komentar ANDA?