KPU Sikka Dorong Semua Pihak Tingkatkan Partisipasi Pilbup 2018

0
241
Foto: Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sikka Vivano Bogar sedang memberikan keterangan pers

NTTsatu.com – MAUMERE – Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Sikka pada Pemilihan Umum lima tahun lalu berada pada level 68,76 persen. Angka ini masih jauh di bawah partisipasi secara nasional yaitu 77,15 persen.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka mendorong semua pihak untuk meningkatkan partisipasi pada Pilbup Sikka 2018 yang digelar serentak dengan Pilgub NTT pada 27 Juni 2018 mendatang.

Ketua KPU Sikka Vivano Bogar di kesempatan Focus Discussion Grup (FDG) Pemilu Damai, Kamis (19/10) di Aula Polres Sikka, menjelaskan agar dapat melaksanakan hak politik maka setiap pemilih harus terdaftar pada daftar pemilih tetap (DPT). Agar terinput pada proses ini, setiap pemilih wajib memiliki kartu tanda penduduk elektronik (EKTP) atau surat keterangan (suket) pengganti EKTP.

Dia mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Sikka, termasuk juga dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sikka serta semua camat di Kabupaten Sikka. Hingga saat ini Dispendukcapil Kabupaten Sikka terus melakukan perekaman kepada penduduk yang belum memiliki EKTP dan suket.

Data yang dihimpun media ini, hingga 30 September 2017 tercacat sebanyak 85.172 penduduk atau setara 34,23 persen yang tidak memiliki EKTP atau suket. Jumlah penduduk di Kabupaten Sikka sebanyak 349.548 jiwa, di mana terdapat 248.823 merupakan penduduk yang wajib memiliki EKTP.

Vivano Bogar mengajak seluruh masyarakat yang belum memiliki EKTP atau suket untuk segera melakukan perekaman. Sebagai penyelenggara, katanya, KPU Sikka hanya bisa memberikan imbauan dan ajakan kepada pemilih agar memenuhi dua syarat itu jika ingin menyalurkan hak politik pada Pilbp Sikka dan Pilgub NTT.

“Hari ini jangan mengaku sebagai tim sukses atau konstituen, kalau ternyata tidak punya EKTP atau suket. Percuma kita menjadi tim sukses, tetapi tidak bisa menyalurkan hak politik kita,” sindir komisioner Sikka dua periode itu.

Untuk itu dia mengajak peran dan partisipasi dari semua elemen, seperti partai politik, peserta pemilu, tim sukses atau pihak mana saja agar sama-sama mendorong dan meyakinkan setap warga negara yang memiliki hak pilih untuk segera mendapatkan EKTP atau suket. Peran semua pihak secara bersama-sama, katanya, akan lebih menggerakkan kesadaran masyarakat pemilih dalam hakl memiliki EKTP atau suket.

Dia berharap sampai dengan proses pendaftaran pemilih, kepemilikan EKTP atau suket sudah bisa mencapai 100 persen. Dan jika kondisi ini terjadi, Vivano Bogar menaruh harapan tingkat patisipasi masyarakat pada Pilbup Sikka dan Pilgub NTT pun bisa lebih dari level nasional. (vic)

Komentar ANDA?