Lahan Menghambat Pembangunan Sekolah Baru di Kota Kupang

0
185

Foto : Walikota Kupang, Jonas Salean

 

KUPANG. NTTsatu.com – Pemerintah Kota Kupang berkeinginan untuk membangun sekolah di setiap keluraahan dalam wilayah Kota Kupang, namun pembangunan sekolah baru di kelurahan  itu terhamba dengan ketersedaian lahan.

Walikota Kupang, onas Salean mengatakan itu ketika memberikan tanggapan terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi di DPRD Kota Kupang, Jumat, 27 November 2015.

Jonas mengatakan, harapan fraksi-fraksi dewan melalui pemandangan umum  terlebih khusus dari fraksi Hanura dimana mereka berharap agar pemerintah Kota Kupang membangun sekolah di setiap kelurahan di Kota kupang sebenarnya bisa terpenuhi, namun kendalanya hanya pada ketersedian lahan untuk mebangun sekolah-sekolah tersebut.

“Perlu dibangun sekolah baru sesuai standar pelayanan minimal (SPM) pada kelurahan yang belum ada prasarana pendidikan khusus jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD/SMP) untuk menampung anak usia 7-15 tahun selalu mengalami kendala pada ketersedaian lokasi,” kata Jonas Salean.

Sebagai contoh kata Jonas, pemerintah sudah siap untuk membangun SMP Negeri 21 di Kelurahan Tuak Daun Merah berdasarkan usul masyarakat, namun ketika dilakukan survei ternyata lokasi yang disiapkan bermasalah.

“Bila pun Pemkot berencana membangun sekolah baru, namun jika  lokasi yang disiapkan bermasalah, maka rencana itu tidak bisa direalisasikan,”ujarnya.

Dikatakanya, karena terkendala pada lahan, maka pemerintah hanya bisa memaksimalkan sekolah yang sudah ada dengan membangunan ruang kelas baru agar bisa menampung siswa pada saat penerimaan siswa baru sehingga setiap ruangan tidak melebihi kuota yang sudah ditetapkanj.

Sementara itu pada tahun 2016 sesuai rencana Sekolah Menengah Atas (SMA) akan diambiil alih oleh Pemerintah Provinsi  untuk mengelolahnya, maka Pemerintah Kota hanya mengelolah jenjang pendidikan SD dan SMP maka pastinya pemerintah akan tingkatkan sarana dan prasarana yang ada sehingga jumlah siswa pada tiap ruang kelas bisa maksimal. (rif/bp)

Komentar ANDA?