Lantik Enam Pejabat Kades, Bupati Lembata Minta Kembangkan Potensi

0
313

NTTsatu.com – LEMBATA – Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur melantik 6 Penjabat Kepala Desa dan 5 BPD se kecamatan Atadei di aula kantor Camat Atadei, Selasa (11/3/2020).

Dalam pelantikan tersebut Bupati Sunur pun menyampaikan beberapa pesan khusus antara lain meminta para penjabat kades secepatnya melakukan identifikasi potensi desa untuk membangun desa bersama dengan seluruh elemen masyarakat.

“Lakukan identifikasi potensi di desa, kalau mau ke pertanian potensinya apa di desa, berapa luas lahan yang produktif, cocoknya tanam apa, agar sasaran kita jelas dalam mengembangkan sektor pertanian sesuai dengan potensi di desa,” ungkap Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur.

Selain melakukan identifikasi potensi di desa, Bupati Sunur juga meminta para penjabat kades untuk melakukan indetifikasi masalah di desa, serta melihat kondisi layanan dasar seperti masalah kesehatan dan pendidikan serta persoalan infrastruktur desa.

“Persoalan infrastruktur di desa bukan soal jalan saja tetapi termasuk listrik, air bersih, pertanian, peternakan dan pariwisata dan lainnya,” terang Bupati Sunur.

Lebih jauh Bupati Sunur mengingatkan, Dana Desa yang ada saat ini agar penggunaannya fokus untuk mengembangkan potensi desa serta pemberdayaan ekonomi masyarakat agar menjadi lebih berdaya guna.
Bupati Sunur menambahkan, penjabat kades yang baru di lantik harus lebih inovatif untuk mengembangkan pembangunan desa melalui seluruh potensi yang ada.
“Segera pahami dan belajar tentang apa dan bagaimana mengembangkan potensi desa. Agar desa yang dipimpin dapat bersaing secara baik,” imbuh Bupati Sunur.
Selain pengembangan potensi desa, Bupati Lembata juga meminta seluruh penjabat kades terpilih, tidak membeda-bedakan pelayanan terhadap masyarakat.
“Pelajari seluruh ketentuan dan aturan tentang desa, sehingga setiap kebijakan publik yang dikeluarkan akan sesuai ketentuan yang berlaku. Komunikasi, sinergi dan kolaborasi penting dilakukan bersama seluruh elemen masyarakat yang ada,” tutup Sunur.
Anggota DPRD Lembata, Petrus Bala Wukak dalam sambutannya mengingatkan agar para penjabat kades yang baru dilantik untuk bekerja lebih cerdas, dan profesional.
“Ada sebuah ancaman di depan kita yakni bukan soal kemiskinan dan keterbelakangan, tetapi lebih pada soal cara berpikir sektarian, primodial dan kesukuan yang masih kental di kabupaten Lembata dan merupakan ancaman yang serius dalam berdemokrasi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Wukak mengatakan, kalau membangun demokrasi dengan  cara berpikir kesukuan maka demokrasi kedepannya selalu memakan korban.

“Yang hari ini dilantik adalah putra-putri Lembata yang dapat mengemban tugas apapun dengan posisi apa saja,” terangya.

Untuk diketahui, 6 Penjabat Kepala Desa di Kecamatan Atadei yang baru dilantik adalah penjabat kepala desa Atakore, penjabat kepala desa Dulir, penjabat kepala desa Lebaata, penjabat kepala desa Tubukrajan, penjabat kepala desa Ile Kerbau dan penjabat kepala desa Lerek serta pelantikan BPD Desa Katakeja, Desa Tubuk Rajaran, desa Ile Kerbau dan desa Lebaata. (*/bp)

Komentar ANDA?