Lembata Harus Jadi Contoh Kerukunan Hidup Beragama di NTT

0
197

LEWOLEBA. NTTsatu.com – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata Dra. Dortia Nahak mengatakan, Lembata harus jadi contoh kerukunan hidup beragama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Hari ini kita merasakan toleransi umat beragama yang begitu tinggi di kabupaten ini. Jumlah umat Islam di kecamatan Ileape Timur hanya tiga ratusan orang,  tetapi acara hari ini mendapat dukungan yang luar biasa dari  umat beragama lain. Kita baru saja menyaksikan mars  Badan Kontak Majelis Taqlim (BKMT) yang dibawakan oleh muda-mudi katolik Paroki Bernabas Abas Tokojaeng. Ini membuktikan bahwa kita semua memiliki rasa persaudaraan, kebersamaan dan toleransi yang tinggi sebagai ciri khas budaya Lamaholot”. Kata Dortia Nahak dalam sambutannya di Lemau Ileape Timur pada acara halal bi halal dan kontak majelis Taqlim tingkat kabupaten, Minggu, 27 Juli 2015 lalu.

Terkait komitmen menjadikan Lembata sebagai daerah contoh kerukunan hidup Bergama, Dortia mengatakan, “telah dideklarasikan komitmen bersama menjaga toleransi beragama di Lembata. Kita sudah berikrar bahwa tidak akan ada konflik berbau SARA di Lembata sehingga jangan pernah terpengaruh hasutan darimana saja yang memecah belah persatuan. Lembata telah menjadi contoh kerukunan beragama di NTT ini sehingga tanggung kita semua untuk mempertahankannya”.

Sementara tentang BKMT Dortia mengatakan, BKMT Lembata adalah BKMT yang paling aktif di NTT dengan jumlah anggota 3.360 ibu-ibu. Dan ini menjadi sebuah kebanggaan bersama.

“Sejak dideklarasi yanggal 4 Oktober 2009 lalu, BKMT Lembata menjadi yang paling aktif di NTT sehingga dengan  revisi kepengurusan yang telah dibuat baru-baru ini diharapkan ibu-ibu dapat menjadi contoh dalam mentstransfer nilai-nilai Islami,akhlak dan budi pekerti yang muli dalam keluarga dan masyarakat,” katanya.

Dortia juga mengatakan,. BKMT menjadi wadah silahturami membangun persatuan dan kesatuan bangsa serta memupuk jiwa toleransi dalam kemajemukan dan perbedaaan,sekaligus menjadi wadah penggemblengan dan pembelajaran menjadi manusia yang produktif dan bermanfaat bagi diri,masyarakat dan Lewotanah.

Dalam kesempatan itu juga Dortia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur yang telah menghadirkan Da’i Nasional Ustazah Lulu sumiati. Kehadiran Ustazah Lulu memberi warna tersendiri. Sebagaimana disaksikan, antusiasme luar biasa dari semua yang hadir ketika Ustadja Lulu mulai berda’wa bersama bonekanya. (humas Setda Lembata/bp)

======

Foto: Perayaan Hala Bihalal di Desa Lemau, Kecamatan Ile Ape Timur

Komentar ANDA?