Listrik Mati 10 Menit Saat Pelaksanaan UN di SMA Giovanni

0
140

KUPANG. NTTsatu.com – Listrik sempat mati sekitar 10 menit saat pelaksanaan Ujian Nasional di SMA Katolik Giovanni Kupang.

Matinya listrik itu bertepatan dengan pemantanan UN yang sedang dilakukan Gubernur nNTT, Frans Lebu Raya dan rombongan di satu-satunya sekolah swasta di Kota Kupang yang melaksanakan UN Berbasis Komputer.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk yang dihubungi pasca kejadian itu menjelaskan, listrik memang sempat mati sekitar 10 menit ketika Gubernur Frans Lebu Raya sedang melantau pelaksanaan UN di sekolah tersebut.

“Benar listrik mati sekitar 10 menit, namun bukan karena pasokan listrik dari PT PLN tetapi karena jaringan di sekilah tersebut. Untungnya petugas PLN yang bersiaga di sekolah-sekolah yang melaksanakan UN langsung menanganinya,” kata Manuk.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Biro Humas Setda NTT, Semuel Pakereng. Dia juga mengakui, listrik padam itu saat gubernur dan rombongan sedang melakukan pemantauan di SMAK Giovanni Kupang.

Pakereng menjelaskan, Gubernur NTT Frans Lebu Raya meninjau pelaksanaan UN hari pertama di Kota Kupang, Gubernur memantau di tiga sekolah yakni SMAK Giovanni Kupang, SMK 2 Kupang dan SMAN 3 Kupang. (bp)

=====

Foto: Gubernur NTT, Frans Lebu Raya ketika memantau pelaksanaan UN di Kupang

Komentar ANDA?