Lomba Dayung dan Perahu Layar di Pantai Cepi Watu Matim

0
371
Foto : Tampak Warga Memadati Dermaga Borong menyaksikan peserta Lomba Dayung Sampan

BORONG. NTTsatu.com – Dalam rangka HUT RI ke -71  sekaligus  mempromosikan  pantai Cepi Watu nan eksotik  sebagai salah satu obyek wisata pantai yang ramai dikunjungi wisatawan  di ibu Kota Borong ibu kota Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Pemda menggelar lomba renang, perahu layar dan dayung Sampan.

“Sudah dua tahun pemerintah Kecamatan Borong mengelar Event lomba dayung sampan, lomba perahu layar dan tahun 2016 menambahkan lomba renang bebas dengan titik starnya dari batas dermaga menuju darat. Perlombaan  diawali dengan pawai perahu motor dengan titik star dermaga Borong menuju Cepi Watu tersebut berlangsung selama dua hari, (20-21/8),” kata Camat Borong,  Gaspar Nanggar.

Ditemii NTTSatu.com, Sabtu. 20 Agustus 2016. Gaspar mengungkapkan,  dalam rangkaian HUT RI-71 Kota Borong selama hampir sepekan, ribuan warga   menyaksikan aneka perlombahan yang digelar Pemda Matim.

Dia menginginkan  kegiatan ini menjadi event rutinitas Kabupaten terutama dinas Pariwisata untuk meningkatkan wisatawan yang masuk ke Manggarai Timur.

“Saya berharap Dinas Pariwisata Manggarai Timur  menjadikan event  ini sebagai kegiatan tahunan dan rutin dilaksanakan memperkenalkan wisata budaya dan bahari di Borong.” katanya.

Gaspar mengatakan, selama sepekan ini perputaran uang dalam kota Borong lumayan besar. Kios-kios, toko-toko diserbu pembeli, pedagang kaki lima memenuhi lokasi kegiatan dengan membuka lapak sementara dan menjual aneka kebutuhan masyarakat.

Wempi Kedaru Warga  Kota Borong yang dimintai komentar terkait berbagai kegiatan yang diselenggarakan kecamatan Borong mengatakan,  sebagai warga Kota Borong kegiatan Lomba perahu layar, Lomba dayung sampan dan lomba renang sangat mengibur.

“Sudah dua tahun  kecamatan Borong menyelenggarakan even ini dan itu luar biasa. Kegiatan ini tidak hanya hiburan tetapi bagaimana para nelayan bisa menunjukan kemampuan mereka dalam mendayung perahu apalagi renang bebas,” katanaya. (mus)

Komentar ANDA?