Mad Atang: Medah Keluar Tak Berpengaruh Bagi Golkar

0
167
Foto: Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang

NTTsatu.com – KUPANG – Pengamat Politik Universitas Muhammadiya Kupang, Dr. Ahmad Atang mengatakan, keluarnya Ibrahim Agustinus Medah dari Partai Golkar ke Partai Hanura tidak berpengaruh bagi Partai Golkar.

“Bagi saya itu bukan hal yang aneh karena kasus lompat partai merupakan hal biasa dalam demokrasi. Sebagai kader yang sudah malang melintang di politik bersama partai Golkar adalah wajar jika Meda kecewa dengan elit Golkar di DPP,” kata Ahmad Atang yang dihubungi di Kupang, Sabtu, 26 Agustus 2017.

Mad Atang demikia sapaan akrabnya menjelaskan, mekanisme pengambilan keputusan yang mementalkan Meda merupakan bentuk pengzaliman terhadap dia. Sungguhpun begitu, ini merupakan anti klimaks di Golkar akibat konflik internal yang masih menyisakan rivalitas terselubung dan kiblat politik daerah terhadap DPP yang masih terbelah, apalagi respon daerah terhadap kasus Novanto.

“Boleh jadi ada spionase politik yang sedang mengidentifikasi militansi kader terhadap Novanto masih kuat atau justru melemah dan Meda ada diarus yang mana?. Pada titik ini belum ada variabel internal yang menjelaskan sikap DPP terhadap Meda. Jika kita runut ke belakang dalam kasus pilkada dua kali justru Medah dan Golkar selalu kalah, karena itu maka adalah suatu hal yang wajar jika pencalonan Meda perlu dievaluasi. Namum caranya yang menurut saya tidak elegan,” katanya.

Selanjutnya dia mengatakan, dengan bergabungnya Meda ke Hanura tidak serta merta membuat partai ini menjadi besar tapi mendapatkan kader sehebat Meda tentu menambah semangat partai.

Melihat pengalaman politik pilkada, Meda bersama partai Golkar belum mampu menggeser figur PDI Perjuangan selama dua periode.

“Keluarnya Meda dari Golkar ke Hanura tidak serta merta menggiring kekuatan Golkar ke Hanura. Bagi saya, Meda mengalami stagnasi massa karena Hanura belum memiliki basis massa ideoligis yang kuat ditambah dgn basis kultural Meda yang terbatas. Karena itu, tidak terlalu berpengaruh besar bagi Golkar terhadap keluarnya  Meda ke hanura dalam pilgub mendatang,” urainya. (bp)

Komentar ANDA?