MAHASIWA KKN UNWIRA KUPANG TANAM JAGUNG BERSAMA LURAH DAN STAF KELURAHAN NIKI-NIKI

0
231

NTTSATU.COM — NIKI – NIKI — Salah satu tri dharma perguruan tinggi yang dapat dilaksanakan bagi mahasiswa adalah pengabdian masyarakat yakni kuliah kerja nyata (KKN). Program-program KKN yang biasa dilaksanakan seperti program pada bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan bahkan kebudayaan. Kelompok KKN UNWIRA di Kelurahan Niki-Niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dengan tema “Penguatan Ekonomi Dalam Menghadapi Tingkat Inflasi atau Kenaikan Harga

Dengan tema tersebut Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Katolik Widya Mandira Kupang (UNWIRA) memanfaatkan lahan kosong Kelurahan Niki-niki , Kecamatan Amanuban Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk budidaya tanaman jagung sebagai makanan pengganti beras.

Lestin Anggun salah satu Mahasiswa yang mewakili mahasiswa lintas jurusan yang melakukan KKN di kelurahan Niki-niki pada Jumad 20/01/2023 mengatakan budidaya itu sekaligus untuk mengajarkan warga dalam bercocok tanam khususnya tanaman jagung yang baik dan benar untuk meningkatkan tingkat produksi yang tinggi hal ini sesuai dengan tema besar yang diangkat dalam KKNT-PPM Universitas Widya Mandira Kupang tahun ini yaitu “Penguatan Ekonomi dalam Menghadapi ekonomi global tahun 2023.

Lebih lanjut Lestin menjelaskan bahwa penanaman jagung ini juga sangat membantu masyarakat khususnya masyarakat yang ada di Wilayah Kelurahan Niki-niki agar jagung dapat dijadikan sebagai pangan pengganti beras, dalam menjaga kurangnya impor beras ke Niki-niki. Disamping itu program ini diharapkan dapat membantu menyelamatkan masyarakat dari krisis ekonomi yang terjadi saat ini.

Kegiatan ini selain Mahasiswa KKN UNWIRA Kupang juga ikut dalam kegitan tersebut Lurah Niki-niki dan perangkat kelurahan melakukan pembersihan lahan jagung di lahan Kelurahan Niki Niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Lurah Niki-niki Erenst R. Nakamnanu, S.H juga menyampaikan bahwa penanaman bibit jagung seluas kurang lebih 1 hektar mungkin cukup luas untuk hasilnya membantu ketahanan masyarakat. Dalam mendukung ekonomi kerakyatan untuk meningkatan pendapatan masyarakat melalui jual hasil dari jagung. Agar dapat dijadikan sebagai pangan pengganti beras, sebagai jawaban kurangnya beras secara nasional.

Wujud ketahanan pangan ini menurut lurah adalah program sekaligus bentuk kepedulian dari pemerintah untuk mengatasi krisis ekonomi yang melanda masyarakat NTT khususnya masyarakat di kelurahan ini. (ino/nttsatu)

Komentar ANDA?