Manjemen RSUD dr TC Hillers Maumere Lakukan Klarifikasi

0
1148
Foto: Salah satu ruang rawat pasien RSUD dr TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka

NTTsatu.com – MAUMERE – Manjemen RSUD dr TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka  melakukan klarifikasi pemberitaan media belakangan ini terkait meninggalnya pasien Januario Roberto di RSUD milik pemerintah ini.

Klariifikasi Manjemen RSUD dr TC Hillers Maumere itu dikirim Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Sikka, Even Edokomeko melalui rilisnya yang diterima redaksi median ini, Kamis, 04 April 2018.

Klarifikasi RSUD dr TC Hillers Maumere itu sebagai berikut:

  1. Bahwa benar pasien nama : An. Januario Roberto, tanggal lahir: 7 Januari 2018 (2 bulan 19 hari) masuk RS melalui UGD pada tanggal 26 Maret, jam 05.45 wita dengan keluhan utama : batuk sejak 1 minggu yang lalu, panas tinggi sudah 2 hari yang lalu dan sesak napas 1 hari sebelum datang ke RS.
  2. Bahwa penanganan medis yang dilakukan di Ruang Perawatan Melati RSUD dr TC Hillers sudah sesuai dengan Prosedur penanganan pasien di RSUD dr. T.C. Hillers. Infus yang terpasang terpaksa dicabut sementara karena jarum infus (abbocath) yang masuk dalam pembuluh darah  terlipat  yang dapat berdampak lebih lanjut pada rusaknya (pecahnya) pembuluh darah atau tersumbatnya pembuluh darah bahkan lebih lanjut dapat mengakibatkan infeksi. 25 menit kemudian, pemasangan infus diulangi kembali sebanyak 4 kali namun gagal karena kondisi pembuluh darah yang sudah mulai rapuh akibat perburukkan kondisi pasien akibat penyakitnya, sehingga infus tidak bisa terpasang kembali. Dan keadaan ini sudah dikomunikasikan dengan ibu pasien.
  3. Bahwa benar pasien dianjurkan Puasa sesuai instruksi dokter dalam prosedur penanganannya karena pasien sesak napas (resiko tersedak apabila minum/makan dalam kondisi sesak napas), dan hal ini sudah dikomunikasikan dengan ibu Pasien. Untuk mengatasi sesak napas dilakukan pengasapan untuk mengencerkan lendir dan mengurangi sesak napas (sesuai prosedur penanganan RS).
  4. Menyangkut pelayanan kereta jenazah, perlu dijelaskan bahwa sesuai Prosedur/ Alur Pasien meninggal di ruang perawatan RS, jenazah keluar melalui kamar Jenazah untuk dilakukan perawatan jenazah sebelum dipulangkan. Instalasi perawatan jenazah akan mempersiapkan kereta jenazah untuk pemulangan. Tapi sayang, jenazah dibawa sendiri oleh keluarga dan tidak melewati alur pasien meninggal sehingga terjadi hal di luar kendali RS apalagi pada situasi yang tidak kondusif saat itu tidak memungkinkan untuk komunikasi bisa berjalan baik. (bp)

 

 

Komentar ANDA?