Maret Kota Maumere Deflasi Sebesar 0,27 Persen

0
583

NTTsatu.com — MAUMERE – Pada bulan Maret 2021 di Kota Maumere terjadi deflasi sebesar 0,27 persen demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sikka, Mathias.

Ketika dikonfirmasi lewat whatsapp (18/04), dia menjelaskan, deflasi di di kota Maumere disebabkan kelompok makanan, minuman dan tembakau terjadi deflasi sebesar 0,42 persen sedangkan penyumbang deflasi terbesar adalah transportasi 1,42 persen.

Ada beberapa komoditas yang dominan memberikan andil, yakni penurunan harga ikan selar 0,16,ikan Tuna sebesar 0,10 persen Angkutan udara sebesar 0,09 persen kangkung sebesar 0,07 persen ,Talas/ keladi sebesar 0,06 persen,, cumi –cumi, ikan teri, ikan ekor kuning, tahun mentah masing –masing sebesar 0,02 persen ,

Selain Deflasi Mathias juga menjelaskan bahwa ada beberapa komoditas yang mengalami inflasi, antara lain harga sayur sawi 0,28 persen dan daging ayam ras 0,13 persen, cabe rawit 0,04 persen, Buku Tulis bergaris, ikan layar Terong daun singkong masing –masing sebesar 0,03 persen dan daun singkong, kacang panjangkol putih masing-masing 0,02 persen sedangkan ayam hidup 0,01 persen.

“Jadi karena banyak komoditas yang turun dibanding komoditas yang mengalami kenaikan harga, oleh karena itu kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi 0,42 persen dengan andil 0,06 persen,” sebutnya.

Kemudian, di sektor transportasi, terjadi deflasi 1,42 persen dengan andil kepada deflasi sebesar 0,11

Selanjutnya Mathias pun menjelaskan bahwa banyak orang yang masih awam dengan kata deflasi dan inflasi dalam perhitungan harga di kota Maumere dimana pengertian deflasi merujuk pada istilah perekonomian di laman resmi Otoritas Jasa Keuangan dalam OJK , deflasi adalah keadaan yang menunjukkan daya beli uang meningkat dalam masa tertentu karena jumlah uang yang beredar relatif lebih kecil daripada jumlah barang dan jasa yang tersedia (deflation).

Arti deflasi sendiri secara sederhana yakni ketika terjadi penurunan harga-harga barang dan jasa secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Kebalikan dari deflasi adalah inflasi.

Sekilas deflasi tampak menguntungkan bagi orang karena harga-harga barang dan jasa jadi lebih terjangkau bagi konsumen. Adanya deflasi adalah jalan yang dianggap bisa menghemat pengeluaran lebih besar dibanding sebelumnya.

Sedangkan Apa Itu Inflasi: Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Perhitungannya Namun deflasi bisa jadi pisau bermata dua, yang berarti bisa merugikan atau berdampak negatif, terutama dalam hal ini produsen barang atau penyedia jasa. Deflasi yang terjadi secara tajam atau terus menerus bisa merugikan aktivitas jual beli. Tegas Mathias.  (ino)

Komentar ANDA?