Masyarakat Diminta memiliki Semangat Membangun

0
160
Foto: Sejumlah peserta Rakor Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Hotel Sylvia Kupang, Selasa, 17 Oktober 2017

NTTsatu.com – KUPANG – Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, mengatakan melalui dana desa yang dikucurkan sejak tahun 2015, hendaknya dimanfaatkan dengan baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Untuk itu, diperlukan adanya semangat yang tumbuh dalam diri masyarakat di desa untuk berubah.

“Para pendamping desa harus mendorong masyarakat bekerja keras secara gotong royong dan kekeluargaan keluar dari belenggu kemiskinan. Dana desa yang ada supaya mengajak partisipasi masyarakat  membangun dirinya, membangun kelompoknya dengan tetap menjaga Ideologi bangsa, yaitu Pancasila,” pinta Lebu Raya.
Gubernur Lebu Raya mengatakan hal itu ketika  membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) NTT. Rakor yang digelar sejak 16 hingga 19 Oktober 2017 itu, mengusung thema Evaluasi dan Koordinasi Pengendalian Dana Desa (DD) di hotel Sylvia,Kupang, Selasa (17/10).

Peserta rakor itu adalah dari lingkup PMD NTT, Kepala Dinas PMD dan Kepala Bappeda  kabupaten/kota, perwakilan Camat, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat dan perwakilan Pendamping Desa se NTT, secara keseluruhan berjumlah 314 orang.

Dasar hukum pelaksanaan rakor itu sesuai dengan Undang-Undan nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri (Permen) Desa, Penbangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Desa, nomor 3 Tahun 2015 tentang Pendamping Desa.
Gubernur mengatakan, pemerintah tidak sekedar memberikan uang, memberikan proyek dan memberikan program. Mesti ada semangat yang tinggi dalam diri untuk maju, berubah dan sejahtera. Lanjut Gubernur, jangan sekedar menghabiskan uang. Tapi harus membuat program yang jelas, lokus yang jelas dengan kelompok sasaran yang jelas pula.

“Dari dana desa yang besar, tidak akan jadi apa-apa kalau tidak ada semangat dalam diri masyarakat untuk berubah. Masyarakat harus membuat hidupnya menjadi jauh lebih baik daripada sekarang,”  tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD NTT, Drs. M.P, Florianus, mengatakan  rakor pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa tingkat provinsi NTT, bertujuan untuk melakukan evaluasi reguler terhadap pelaksanaan penyaluran dan penggunaan dana desa serta pelaksanaan program-programnya. Dan merumuskan langkah-langkah serta mengidentifikasi masalah yang timbul selama pelaksanaan penyaluran dan penggunaan dana desa. (humas setda ntt)

Komentar ANDA?