Masyarakat Indonesia di Manila Doakan Keutuhan NKRI

0
171
Foto: Suasana Misa natal Bersama (Foto: Pastor Yohanes Kopong Tuan, MSF

NTTsatu.com – Manila – Sekitar 400-an lebih masyarakat dan Umat Katolik asal Indonesia yang berdomisili di Manila-Filipina bersama-sama mendoakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pastor Yohanes Kopong Tuan, MSF melalui rilisnya kepada redaksi NTTsatu.com menjelaskan, Umat Katolik asal Indonesia di Filipina yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Katolik Indonesia – Filipina (PMKIF) menggelar acara itu di aula Chrtist The King. Acara itu digelar dalam bentuk Perayaan Natal Bersama pada Hari Minggu, 15 Januari 2017 lalu.

Turut hadir dalam Perayaan Natal bersama ini adalah Perwakilan Kedutaan Besar Indonesia untuk Filipina: Bapak Wibanarto Eugenius dan Ibu Trini Gunarti Sualang.

Perayaan Natal Bersama diawali dengan Perayaan Ekaristi berbahasa Indonesia pada Pkl. 09. 00 waktu Manila yang dipimpin oleh RP. Markus Reponata MSC selaku Selebran dan didampingi oleh beberapa imam yang mewakili kongregasi dan keuskupan yang ada di Indonesia. Sebagai pembawa Kotbah adalah RD. Ignasius Febryanto Bora (Imam Keuskupan Ruteng).

Dalam kotbahnya; RD. Peppy demikian biasa disapa; mengajak seluruh umat yang hadir untuk menjadi Terang dan Pembawa Damai bagi bangsa Indonesia yang saat ini sedang terpecah belah oleh karena keangkuhan dan kesombongan dalam beragama.

“Damai itu Indah, maka bawalah keindahan damai itu untuk menjadi terang yang menuntun semua orang menikmati kedamaian, keadilan dan hidup berdampingan secara rukun dan harmonis,” ungkap RD Peppy.

Untuk memaknai Perayaan Natal sebagai tanda hadirnya Kedamaian yang diberikan oleh Allah melalui Yesus Putera-Nya kepada seluruh umat manusia dan sebagai bentuk kepedulian kami menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segala bentuk provokasi dan tindakan diskriminatif yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa maka setelah Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan Pembacaan Ikrar Damai Nusantara Masyarakat Katolik Indonesia di Filipina yang dibacakan secara bergantian oleh RD. Peppy dan RD. Agustinus Giman (Imam Keuskupan Palembang) serta diikuti oleh semua umat yang hadir sambil bergandengan tangan. (*/bp)

 

Komentar ANDA?