Medah Dipastikan Akan Kembali Pimpin Golkar NTT

0
155
Foto: Hugu Rehi Kalembu (kanan) dan Anwar Pua Geno (kiri) ketika memimpin rapat pra Musda di Hotel Aston, Rau, 10 Agustus 2016 malam

KUPANG. NTTsatu.com –  Ibrahim Agustinus Medah yang sudah memimpin Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Tmur (NTT) sejak tahun 2004 dipastikan akan kembali memimpin Partai ini untuk periode ketiga tahun 2016-2020.

Kepastian kembalinya Medah memimpin Partai Golkar ini terungkap dalam rapat Pra Musda IX yang digelar di Hotel Aston, Kupang, Rabu, 10 Agustus 2016 malam.

Rapat Pra Musda ini dipimpin Ketua Panitia Pengarah Hugo Rehi Kalembu didampingi Anwar Pua Geno sebagai Pelindung dan Wakil Ketua Panitia Pelaksana, Mohammad Ansor. Rapat Pra Musda ini dihadiri seluruh Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten/Kota se-provinsi NTT, Organisasi Sayap, Organisasi yang mendirikan dan yang didirikan Partai Golkar tingkat Provinsi NTT.

Dalam Rapat Pra Musda itu, diketahui bahwa tidak ada satupun kader  Partai Golkar yang berkeinginan menjadi Ketua DPD Parai Golkar NTT pasca Ibrahim Agustinus Medah yang kini menjadi senator mewakili NTT. Karena itu peserta rapat menyetujui agar Ibrahim Agustinus Medah dipercayakan kembali memimpin Partai Golkar NTT periode ketiga.

Ketua DPD Partai Golkar Manggarai Barat, Maheus Hamsi pertama sekali mengusulkan agar Medah dipercayakan kembali memimpin Golkar NTT.

“Saya tahu pasti ahwa tidak ada kader Partai Golkar yang mencalonkan diri menjadi Ketua DPD Partai Golkar NTT, karena itu saya minta kita sama-sama mendukung Pak Medah menjadi ketua lagi,” kata Hamsi.

Usul itu kemudian disambut setuju oleh para Ketua DPD Golkar yang hadir dalam rapat itu.

Calon Gubernur

 

Dalam rapat Para Musda itu juga disepakati untuk mencalonkan lagi Ibrahim Agustinus Medah menjadi calon Guernur NTT yang akan bertarung dalam Pilkada serentak tahun 2018 mendatang.

Munculnya kesepakatan itu dengan alasan yang sama yakni tidak ada kader Partai Golkar yang berkeinginan mencalonkan diri sebagai calon Guernur NTT.

Namun Ketua DPD Partai Golkar, Jonas Salean kesempatan itu mempertanyakan, pengusulan Medah menjadi calon Gubernur NTT.

“Usulan agar kita menetapkan Pak Medah juga sebagai calon gubernur perlu dijelaskan dengan baik sehingga kita akan menjelaskan kepada masyarakat di masing-masing daerah. Apakah sudah ada survey yang dilakukan?. Ini penting kami ketahui,” kata walikota Kupang ini.

Terhadap pertanyaan Jonas ini, Hugo Rehi Kalembu menjelaskan, usul untuk menetapkan Medah menjadi calon Gubernur pada forum Musda IX kali ini juga didasari pada alasan yang sama yakni tidak ada kader partai yang berkeinginan maju menjadi calon Gubernur NTT.

Anwar Pua Geno menambahkan, Partai Golkar NTT sudah dua kali kalah Pilgub yakni 2008 dan 2013, karena beragai alasan antara lain terjadinya tarik ulur penetapan calon sehingga tidak cukup waktu untuk bekerja.

“Karena itu, kita mesti menetapkan calon kita dalam Musda IX ini sehingga calon memiliki waktu yang cukup untuk mulai mensosialisasikan diri sebagai calon Gubernur. Saya kira waktunu dua tahun ini pas untuk kita bekerja memenangkan pak Medah,” kata Anwar.(tim humas Musda IX)

Komentar ANDA?