Mekeng: Hindari Perbedaan Pendapat

0
186

KUPANG. NTTsatu.com – Ketua Pelaksana Tugas Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi NTT, Melchias Markus Mekeng menegaskan, hindari perbedaan dan samakan persepsi demi kebesaran partai Golkar. Karena itu tidak boleh ada kubu-kubuan di daerah itu.

“Saya minta, sebagai kader Partai Golkar, jangan ada kubu-kubuan antara kita, jangan ada yang mengatakan kubu Agung Laksono dan ada yang mengatakan kubu Aburizal Bakrie. Semua kita adalah kader Partai Golkar yang harus bersama-sama berjuang untuk kebesaran Partai Golkar,” tegas Mekeng dalam rapat koordinasi perdana PLT DPD Partai Golkar dengan para pengurus Plt. DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se provinsi NTT di Hotel Amaris, Kupang, Rabu 06 April 2015.

Mekeng yang adalah anggota DPR RI ini mengatakan, sebuah pekerjaan dan perjuangan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat adalah hajatan politik Pemilihan Umum Kepala daerah (Pilkada) di sembilan kabupaten di NTT. Karena itu sebagai kader Golkar, dia berharap untuk berjuang memenangkan Pilkada tersebut.

“Banyak pihak yang sedang bermain agar Partai Golkar tidak ikut dalam Pilkada tahun ini. Dan ini harus kita persiapkan dengan baik. Semua kader menunggu hingga keputusan akhir di PTUN Jakarta Timu, tetapi kami di Jakarta sangat yakin bahwa kubu Agung Laksono akan tetap menjadi ketua umum DPP Partai Golkar dan kepengurusan sudah disahkan dengan SK Menteri Hukum dan HAM,” tegas Mekeng.

Mekeng mengatakan, yang ada dalam pemikiran pengurus DPP Golkar yang sudah disahkan oleh Kementerian hukum dan HAM adalah Partai Golkar tidak boleh kehilangan muka dalam menghadapi moment-moment politik penting terutama Pilkada di Sembilan kabupaten di daerah ini.

Mekeng mengatakan, dari 34 Provinsi, sudah 18 Provinsi yang melakukan kegiatan konsolidasi dan sedang berproses untuk menggelar Musyawarah Daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sesuai Petunjuk Pelaksana (Juklak) DPP Partai Golkar Nomor 01/DPP/GOLKAR/III/2015 sudah diatur bahwa, Musda Provinsi di seluruh Indonesia diselenggarakan selambat-lambatnya bulan September 2015 dan dilaksanakan paling lama tiga hari. Sementara Musda Kabupaten/Kota dilaksanakan paling lambat Agustus 2015 dan dilaksanakan paling lama dua hari.

Berdasarkan Juklak tersebut, Mekeng meminta para pelaksana tugas Pengurus DPD Kabupaten Kota untuk segera mempersiapkan diri untuk menggelar Musda yang harus dilakukan paling lambat bulan Agustus mendatang.

Mekeng juga menyampaikan kehadirannya dalam pertemuan ini berdasarkan Surat keputusan (SK) DPP Partai Golkar Nomor KEP – 029/DPP/GOLKAR/III/2015 tentang Penunjukan Pelaksana Tugas Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menetapkan dirinya sebagai Ketua Pelaksanan Tugas Pengurus DPD Partai Golkar NTT.

Pengurus PLT itu terdiri dari Ketua Melchias Markus Mekeng dengan 8 wakil ketua yakni Yosef A. Nae Soi, Romanus Ndau, Charles Mesang, Alfridus Bria Seran, Mech Sabah, Ans Takalapeta, Hugo Rehi Kalembu dan Alex Hendro Bapa.

Sekretaris dipercayakan kepada Hendri Petrus Benu dengan 6 wakil sekretaris yakni Rudolfus Janc Paskalis, Charles Lalung, Heman Hayong, Meggy Sigasare, Yohanes Nesi dan Bonefasius Pukan serta seorang bendahara Frouke Rebo. (bop)

 

Komentar ANDA?