Mengejar PAD Hingga Rp 10 Triliun Melalui Dua Cara

0
413

NTTsatu.com -MALAKA – “Bagi saya, untuk mengejar Penerimaan Asli Daerah sebesar 10 Triliun dalam lima tahun itu mudah. Caranya bisa lewat dua hal, garam dan daging. Kebutuhan nasional ini bisa kita penuhi dari NTT. Saya berharap, 2019 kita bisa menyumbang separuh kebutuhan garam nasional. Saya bermimpi, kita juga bisa impor garam. Semoga Tahun 2020 kita bisa kirim daging olahan”.

Demikian pernyataan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat ketika berkunjung ke kanupaten Malaka, Jumat, 14 September 2018.

Dalam kunjungan yang didampingi kader yang juga caleg DPR RI dari NasDem, Alfridus Bria Seran, Gubernur Viktor juga berjanji akan memimpin langsung pekerjaan ini di lapangan. Beliau pun menyebut keinginannya, untuk dibantu oleh orang-orang yang mau bekerja dengan hati.

“Saya tidak akan membangun jalan sepanjang dua kilometer saja. Tahun ini untuk Kabupaten Kupang kita biayai pembangunan jalannya senilai Rp 250 Milyar. Saya mau bangun sampai tuntas. Tidak separuh-separuh. Semoga Infrastruktur jalan di Malaka bisa dikerjakan di Tahun 2020” ucap Viktor.

Viktot juga mengatakan,  “Ibarat main bola, jadi Gubernur itu seperti pemain tengah. Kami support bola untuk para bupati. Sejak dilantik 5 September 2018, saya telah menyampaikan pidato perdana, bahwa pelayanan pemerintahan mesti dilakukan dengan baik. Dengan data base yang baik,” kata Viktor dalam pertemian dengan para pejabat Pemkab Malaka di Rumah Jabatan bupati Malaka di Haitimuk.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, dalam pemerintahan ini dia bersama wakilnua Yosef Nae Soi harus membangun data base yang valid. Sehingga mampu menempatkan program secara baik.

“Bantu saya untuk rapikan data base kita. Prinsipnya, siapa pemegang informasi, dialah pemenangnya. Saya menentang penggunaan data statistik hanya untuk propaganda,” lanjut Viktor.

Tak lupa Gubernur NTT ini menyebut pentingnya pembangunan pariwisata sebagai program unggulan mereka. Gambaran tentang prospek usaha kelor pun diulasnya. Janjinya untuk meningkatkan Pendapatan Daerah dibahasnya dengan yakin.

Sebelumnya, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam kesempatan itu melaporkan apa yang sudah, sedang dan akan terus dilakukan di Kabupaten Malaka.

“Bapak Gubernur, Program unggulan saya bersama almarhum Wakil Bupati Daniel Asa adalah Revolusi Pertanian Malaka (RPM). Kami juga dibantu dengan berbagai fasilitas dan sarana pertanian dari Pemerintah Provinsi dan Kementerian Pertanian. Saat ini, kami sudah memiliki 75 unit traktor besar,” demikian laporan Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran sambil menceritakan berbagai persoalan yang dihadapi dalam sekapur sirihnya. (hms/bp)

 

Foto: Gubernur Viktor Laiskodat didampingi calon anggota DPR RI dari NasDem, Alfridus Bria Seran ketika berkunjung ke Malaka, Jumat, 14 September 2018

 

 

Komentar ANDA?