NTTSATU.COM — LABUAN BAJO — Pada bulan Juni yang lalu, Kementerian Kominfo ditunjuk sebagai campaign manager kegiatan Gernas BBI (Bangga Buatan Indonesia) di Provinsi NTT dengan mengusung tema “Kilau Digital Permata Flobamora”. Flobamora merupakan akronim dari pulau-pulau besar di NTT yaitu diantaranya: Flores, Sumba, Timor, dan Alor.
Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, dan Kementerian Kominfo menginisiasi Webinar DigiTalk dengan tema “Strategi Membangun Brand di Era Digital”, yang diselenggarakan pada hari Jumat (16/7) secara virtual melalui Zoom dan Live Streaming YouTube, untuk dapat memberi bekal sehingga para UMKM dapat lebih maksimal dalam membangun brand yang dimiliki.
Pemanfaatan teknologi digital (transformasi digital) menjadi sangat penting, sebagai syarat untuk terus berkembang maju, bangkit dan naik kelas, UMKM dituntut untuk adaptif dan kreatif, mampu menghasilkan produk yang sesuai keinginan dan kebutuhan pasar.
Meybi menjelaskan pentingnya Digital Brandingdalam membangun sebuahbrand. Meybi menceritakan bahwa pada awalnya segmentasi Timor Moringa adalah untuk masyarakat yang mencari oleh-oleh khas Nusa Tenggara Timur, namun di era pandemi ini terjadi shifting customer behaviour, orang-orang lebih awaremengenai kesehatan sehingga melalui Digital Branding akhirnya Timor Moringa mengubah segmentasi menjadi untuk masyarakat umum yang membutuhkan sesuatu untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Lebih lanjut Meybi juga menyampaikan bahwa pentingnya menggunakan semua platform online seperti website dan media sosial untuk tetap menjalin interaksi dengan customer.
“Ruang kita secara fisik sangat terbatas, satu ruang yang tidak terbatas adalah ruang digital, itu yang harus disadari dulu dan penting untuk membangun literasi digital sebelum memasuki strategi branding”, tambah Meybi. (*/gan)