Menteri Susi: Sudah 15 Tahun Ikan Indonesia Dicuri

0
151
Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau rumput laut hasil budidaya masyarakat Desa Babukerong, Lembata, NTT, Sabtu (11/6/2016). (foto: ist)

KUPANG. NTTsatu.com – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menegaskan, selama 15 tahun ini produk ikan Indonesia  dicuri dan dibawah ke luar negara ini. Karena itu perlu sebuah tindakan tegas untuk melindungi porduk perikanan negeri ini.

“Kita sadar bahwa dalam 15 tahun terakhir ini semua produk perikanan Indonesia ini diambil dan dibawa langsung ke luar negeri, ke masing-masing negera yang mempunyai kapal-kapal di Indonesia dan kita hanya gigit jari, karena itu pemerintah dengan komitmen yang tinggi yakni dengan menertibkan persoalan pencurian ikan di Indonesia,” kata Menteri Susi.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kupang, Minggu, 12 Juni 2016 Menteri mengatakan, banyak negara di dunia punya permasalahan yang sama, yakni pencurian ikan, sehingga semua negara tentu mendukung pihak keseriusannya untuk memberi sanksi keras kepada para pelaku pecurian ikan tersebut.

Sebagai menteri, sebut Susi, dirinya hanya menjalankan perintah Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009, yakni menindak tegas para pelaku pencurian ikan.

Susi mengaku yang menenggelamkan kapal asing yang melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia bukan dirinya, melainkan sejumlah pihak yang berkompeten.

“Tadi Pak Gubernur (Gubernur NTT Frans Lebu Raya) bilang saya ini tukang menenggelamkan kapal. Padahal yang menenggelamkan kapal itu kalau tidak TNI Angkatan Laut, Kepolisian Perairan, pasti DKP. Saya ini orang sangat baik sekali. Masa orang cantik begini mau menenggelamkan kapal,” kata Susi yang disambut tertawa para nelayan.

Dalam kunjungan itu menteri sempat berdialog dengan sejumlah nelayan di Kupang. Susi juga memberikan sejumlah bantuan kepada para nelayan.

Menteri Susi menggelar Safari Bahari di NTT sejak Kamis (9/6/2016) lalu, dengan mengelilingi sejumlah daerah di wilayah itu menggunakan KRI Untung Suropati 371. Sebelum tiba di Kupang, Susi melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat; Larantuka, Kabupaten Flores Timur; dan Kabupaten Lembata. (*/bp)

Komentar ANDA?