Mobil Terguling ke Jurang, Belasan Warga Patah Tulang

0
205
Foto: Belasan korban kecelakaan kijang pick up yang terguling di Mokekapa Desa Ghera Kecamatan Mego, Selasa (27/6) siang sedang dirawat di RSUD TC Hillers Maumere;

NTTsatu.com – MAUMERE – Puluhan warga dilarikan ke RSUD TC Hillers Maumere, menyusul sebuah mobil pick up jenis kijang terguling ke jurang di Mokekapa Desa Ghera Kecamatan Mego, sekitar pukul 12.00 Wita, Selasa (27/6). Diperkirakan semua korban mengalami patah tulang. Disebutkan satu orang sedang dalam kondisi kritis.

Modesta, salah seorang saksi mata menuturkan para korban adalah umat dari Paroki Santa Maria Magdalena Nangahure. Umat berencana menuju ke Kampung Wololele untuk mengikuti pemakaman ayah dari Romo Wellem Lae, CP, Pastor Paroki Santa Maria Magdalena Nangahure.

Menurut Modesta, umat paroki menggunakan dua kendaraan pick up. Dia sendiri menumpang pada kendaraan lain yang posisinya di belakang pick up yang terguling. Dua kendaraan ini sarat penumpang, termasuk membawa ternak dan belasan dos air mineral.

“Saya lihat pick up itu tengah mendaki, dan tiba-tiba saja mesin mati. Kendaraan itu langsung meluncur ke belakang, sempat tertahan beberapa pohon pisang, lalu kemudian terguling masuk jurang,” cerita Modesta.

Dia sempat mendengar para korban teriak histeris. Umat dari kendaraan lain dibantu warga setempat langsung turun ke jurang untuk memberikan bantuan. Jurang itu kedalaman sekitar 7 meter. Para korban kemudian dievakuasi ke jalan raya, dan selanjutnya dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere. Sopir kendaraan naas ini langsung diamankan di Polsek Paga.

Puluhan keluarga korban yang mendengar informasi langsung menuju Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD TC Hillers Maumere. Suasana tampak panik karena banyaknya korban. Dokter dan paramedis tengah melakukan perawatan seriu.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab musibah ini. Diduga beban kendaraan melebihi kapasitas. Akibatnya kendaraan tidak bisa melawati ruas jalan yang menanjak. Sementara itu badan jalan yang dilewati sedang rusak parah.

Galdimus Edisius Dore meminta perhatian pemerintah untuk segera memperbaiki ruas jalan yang rusak di desa itu. Mantan anggota DPRD Sikka mengaku prihatin dengan kondisi yang di desanya yang kurang diperhatikan pemerintah. (vik)

Komentar ANDA?