MPU Kota Kupang Berbagi Kasih Dengan Warga Sekitar

0
342

NTTsatu.com –  KUPANG – Muslimah Peduli Umat (MPU) Kota Kupang mengadakan kegiatan berbagi keberkahan dalam bentuk pemberian makanan, Jumat (7/2/2020). Kegiatan ini rutin digelar setiap hari Jumat.

Pemberian makanan berupa nasi bungkus itu dibagi-bagikan kepada Jamaah Masjid Al Muttaqin Walikota, Masjid Maulafa, dan juga Masjid Batuplat yang dibantu oleh pihak Polresta. Selain itu juga dibagikan kepada anak-anak Panti asuhan hidayatullah Baktate.

Ariyani Kallu selaku koordinator MPU mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menyalurkan sedekah dengan fokus pada makanan dari donatur. Makanan itu dibagikan untuk jamaah masjid maupun anak-anak panti asuhan.

Ariyani Kallu yang akrab disapa Yani menyampaikan, alasan MPU melakukan kegiatan berbagi keberkahan di hari Jumat karena waktu sedekah yang paling utama yakni di hari Jumat. Dia pun mengatakan, makanan yang disediakan untuk dibagi itu tidak hanya untuk jamaah masjid maupun panti asuhan saja. Melaikan juga untuk pedagang yang ada di pasar-pasar, buruh bangunan.

Komunitas yang beranggotakan sekitar 15 orang tersebut setiap hari Jumat menyediakan makanan 1000 lebih porsi.

“Pada hari ini ada 1450 bungkus nasi yang kami siapkan. Makanan sebanyak itu dapat terkumpul dari hasil sedekah para donatur. Donatur kita di antaranya dari kerabat terdekat, seperti saudara, kakak, dan adik. Serta teman-teman,” tuturnya.

Komunitas yang terbentuk sejak Desember 2018 tersebut, awalnya dibentuk dari beberapa Muslimah yang memiliki ide yang sama untuk bersedekah.

“Sebelum melakukan kegiatan seperti ini, saya awalnya sudah mengikuti kegiatan yang sama di Jakarta. Lalu saya berkeinginan untuk melakukan kegiatan yang sama di Kupang,” kata Yani sang inisiator Muslimah Peduli Umat.

Pelaksanaan tempat berbagi keberkahan ini berpindah-pindah masjid dan menyebar di seluruh wilayah Kota Kupang. Mereka juga juga mengajak masyarakat lainnya yang mempunyai kecukupan harta untuk bisa bersedekah.

“Berbagi keberkahan di mana saja karena kita manusia saling bergantung antara satu dan lainnya,” pesan Yani.

Samiun Hamid salah seorang guru di SMA Negeri 2 Kupang yang ditemui media ini mengaku bersyukur dengan apa yang dilakukan MPU dengan membagi-bagikan makanan.

“Kita merasa bersyukur karena di kasih makan. Apalagi setelah sholat umat ada yang lapar dan belum bisa kembali ke rumah bisa mendapatkan makanan yang dibagikan,” ungkap Samiun Hamid sambil  berharap agar MPU tetap setia dalam melakukan kegiatan sedekah seperti ini.

Hal yang sama juga diakui Dandi Wahyu. Menurutnya kegiatan sedekah dengan membagi makanan setelah sholat Jumat sangat membantu sekali.

“Kami bersyukur dan berterima kasih. Harapannya agar terus ditingkatkan,” kata Dandi Wahyu singkat. (*/bp)

Komentar ANDA?