Musda Golkar Kota Kupang, Dan Adoe Minta Maaf

0
177

KUPANG. NTTsatu.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Kupang periode 2012- 2016, Daniel Adoe mengakui, tidak semua program kerja Partai Golkar selama kepemimpinannya berhasil dengan baik. Karena itu dia mohon maaf kepada semua kader Partai Golkar Kota Kupang.

“Saya telah memimpin Golkar Kota Kupang, dan harus saya akui tidak semua program kerja Partai itu berhasil. Bahkan ada sebuah goresan yang tidak akan terlupakan dan ikut mempengaruhi Partai Golkar. Saya mohon maaf kepada semua kader Partai Golkar kota Kupang,” kata Daniel Adoe dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) partai Golkar Kota Kupang yang diselenggarakan di Sotis Hotel, Jumat, 04 Maret 2016.

Mantan Walikota ini pun mengungkapkan, dia tidak ingin lagi mencalonkan diri sebagai Ketua Golkar Kota Kupang. Dia mempercayakan kursi ketua ini kepada kader muda Partai Golkar agar bisa memimpin dan membawa perubahan yang lebih baik dari apa yang sudah dilakukan selama ini.

Sementara Walikota Kupang, Jonas Saelan dalam sambutannya mengungkapkan, perasaan hormatnya kepada Partai Golkar melalui Fraksi partai Golkar DPRD Kota Kpang yang telah memberikan dukungan program pemerintah Kota Kupang sejak dia memimpin Kota ini tahun 2012 lalu.

Dia juga berterima kasih kepada Partai Golkar yang telah mendukungnya bersama Herman Man ketika pilkada Putaran kedua tahun 2012 lalu hingga menang.

“Hanya Golkar yang memberikan dukungan kepada kami pada putaran kedua hingga kami menang. Terima kasih kepada Pak Daniel Adoe dan Pak Ibrahim Medah yang telah memberikan dukungan kepada kami,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTT, Ibrahim Agustinus Medah kesempatan yang sama mengatakan, Golkar Kota Kupang menyelenggarakan Musda kali ii mendahului jadwal karena ada kepentingan yang lebih besar yakni ingin mengambil bagian secara penuh dalam Pilkada Kota Kupang yang akan digelar tahun depan.

Dikatakannya, Partai Golkar harus bersinergi dengan pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga daerah, karena baik pemerintah maupun Parpol mana saja harus berpihak pada kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

“Golkar sejak dulu hingga sekarang selalu berada bersama pemerintah karena kepentingan masyarakat diatas kepentingan-kepentingan lainnya,” kata Medah. (rin)

=====

Foto: Daniel Adoe ketika membawakan sambutan pada pembukaan Musda Partai Golkar, Jumat, 04 Maret 2016 d Sotis Hotel.

Komentar ANDA?