Natal Harus Mengubah Mental Hidup Manusia

0
181
????????????????????????????????????

KUPANG. NTTsatu.com – Merayakan Natal berarti mengubah cara berpikir dan bertindak untuk menghayati Pancasila. Natal juga harus bisa mengubah mentap dan perilaku manusia menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Natal juga harus menjadi habitus dalam menjalankan iman, harap dan kasih Tuhan. Artinya, Natal harus bisa menjalankan dan mengubah revolusi karakter mental yang lebih disiplin, gotong royong, dan bekerja keras. Bangsa Indonesia ini sudah bergerak meninggalkan dunia yang penuh kotor, semu dan kemunafikan yang mementingkan diri sendiri.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Perayaan Natal Nasional bertempat di alun- alun rumah jabatan gubernur NTT di Kupang, Senin, 28 Desember 2015.

Jokowi mengatakan, perayaan Natal kali mengingatkan semua orang akan pemahaman tentang hidup bersama sebagai keluarga, tidak hanya keluarga inti yang terdiri dari suami, isteri dan anak- anak, tapi keluarga dalam kesatuan Bangsa Indonesia sebagai satu kesatuan Umat Tuhan.
“Kita semua hidup sebagai satu keluarga dan hidup di bumi yang satu. Kita mempunyai tanggung jawab untuk hidup bersama agar hidup menjadi lebih baik dan saling tolong menolong,” kata Jokowi.

Ia menyatakan, leluhur bangsa ini telah bersumpah untuk hidup bersama sebagai satu bahasa dan satu bangsa, bukan satu agama. Ini merupakan warisan leluhur sebagaimana ada dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagai sebuah warisan, semboyan ini harus dilestarikan agar bisa mewujudkan cita- cita Indonesai yang damai, tenteram, dan aman. Tentunya sangat diharapkan agar semboyan ini tetap bergema dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Perayaan Natal harus bisa mengubah mental dalam kehidupan bersama sebagai satu keluarga. Natal harus membawa kesederhanaan, rela berbhakti, dan semangat untuk tidak menghambur- hamburkan uang. Natal tanpa perubahan perilaku, jangan sampai sampai hanya seremonial belaka,” ujar Jokowi.

Kemudian Jokowi mengutip pernyataan Paus Fransiskus, “Natal tanpa pembaharuan dan perubahan perilaku, hanyalah sandiwara”. (bp)

=====

Keterangan Foto: Presiden Jokowi Ketika Menyampaikan Pesannya saat perayaan Natal Nasional 2015 di Kupang, Senin, 28 Desember 2015

Komentar ANDA?