NGO Belanda Siap Bantu Konservasi Penyu di Babokerong

0
200

LEWOLEBA. NTTsatu.com – Potensi penyu di desa Babukerong, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata  cukup besar, karena itu ada Lemaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Belanda berkeinginan untuk melakukan konservasi di desa ini.

DesaBabokerong di kecamatan Nagawutung kabupaten Lembata NTT adalah desa yang menyimpan sejuta potensi laut. Selain berbagai jenis ikan, wilayah laut desa ini menjadi lahan strategis pengembangan budidaya rumput laut. Tidak hanya itu, perairan desa nelayan ini ternyata menjadi habitat Penyu terbesar di pulau Lembata.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dalam kunjungan kerjanya ke Babokerong, Rabu 19/01/2016 mengatakan, salah satu NGO Belanda pemerhati Penyuyang berkantor di Jakarta dan Bali telah menyatakan kesiapannya untuk membantu konservasi Penyu di Lembata. Dalam bulan Februari nanti akan ada Tim yang datang untuk mensurvey ke desa ini. Desa ini akan dijadikan desa wisata dengan salah satu obyeknya adalah habitat Penyu yang ada.

Mengangkat contoh di sukabumi, Sunur menjelaskan bahwa Penyu bisa menjadi uang tanpa kita harus ke laut. Sukabumi menjadi desa yang kaya salah satunya karena penyu.

“Saya yakin penyu bisa menjadi pintu masuk pariwisata untuk desa ini. Potensi yang menurut mata kita mungkin kecil dan tidak berate tapi sebenarnya kedepan bisa menjadi pintu masuk pembangunan yang besar untuk desa ini dan desa-desa sekitar. Prinsipnya bahwa kita harus belajar dari daerah lain yang karena konsen membangun dari hal-hal kecil maka kemudian mendapat banyak sentuhan pembangunan dari berbagai pihak,” tegas Sunur.

Sementara itu Kepala Desa Babokerong, Muhamad Sogen dalam laporannya menjelaskan bahwa masyarakat Desa Bapokerong adalah masyarakat nelayan yang hidup dari menangkap ikan dan budidaya rumput laut. Budidaya Penyu adalah hal baru untuk masyarakat sehingga dirinya menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan LSM pendamping untuk mesosialisasikan rencana yang ada agar berdampak positif bagi perkembangan desa.

“Ini adalah peluang bagi desa dan semua masyarakat sudah pasti menyambut baik rencana ini,” ungkap Sogen. (Humas Setda Lembata)

======

Foto: Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur ketika berada di desa Babukerong

Komentar ANDA?