Para Seniman NTT Diharapkan Bisa Kembangkan Budaya Warisan Leluhur

0
259

“Ujung tombak NTT Bangkit,  NTT sejahtera berada pada kita, Pariwisata akan sukses  bukan karena jalan, itu hanya mengikuti. NTT akan bangkit, NTT akan sejahtera jika kita bergandengan tangan untuk mengembangkan budaya kita yang sudah diwariskan oleh leluhur kita,” ungkapnya pada acara penutupan Workshop Seni Musik, Tari, Teater dan dan Seni Lukis Tingkat Pelajar dan Seniman Se-NTT di UPTD Taman Budaya Gerson Poyik,  Kamis, (17/9/2020).

Menurut Julie, seni budaya NTT mampu pentas ditingkat nasional maupun internasional, jika semua pihak, terutama para seniman di NTT bergandengan tangan memgembangkan seni dan budaya  warisan para leluhur.

“Nilai seni dan budaya NTT sangat luar biasa. Jika beberapa waktu lalu NTT sering memenangkan kontes budaya dan seni, itu buka karena saya hebat tetapi itu karena NTT yang kita bawah. Ini salah satu syarat untuk NTT bangkit, NTT sejahtera,” kata Julie

Untuk itu, dia berharap, para seniman di NTT harus mampu melahirkan  para seniman muda.

“Saya berharap agar kedepannya yang tampil dalam sebuah event, tidak hanya para orang  tua saja tetapi bisa berkolaborasi dengan yang muda,” jelasnya.

Workshop Seni (musik, tari, teater dan lukis) tingkat pelajar se-Kota Kupang Tahun 2020 diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya Dinas P dan K Provinsi NTT. Workshop ini berlangsung selama tiga hari sejak 14 sampai 17 September 2020, yang diisi dengan kegiatan seminar tentang seni, baik tari, suara maupun teater dan perfilman secara virtual.

Kepala UPTD Taman Budaya NTT, Sofiyan Kurniawan menjelaskan penyelenggaraan workshop  kali ini dimaksud, sebagai sebuah upaya meningkatkan mutu seni pertunjukan di Nusa Tenggara Timur yang selama ini dinilai masih membutuhkan perhatian lebih terutama dalam hal pengelolaan hasil  produksi panggung yang berkualitas baik dalam sajian materi, penataan kebutuhan pentas seperti kostum rias/make up, dan kebutuhan penampilan.

Menurut Sofiyan untuk meningkatkan kualitas penanganan seni pertunjukan bidang seni, tari,musik, teater juga bidang seni lainnya, dibutuhkan sentuhan sentuhan pengetahuan dasar tentang seni.

“Pertunjukan seni di NTT selama ini kurang populer, karena pengetahuan dan keterampilan para tenaga  pelaku kesenian/seniman hanya berbekal pengalaman dan keinginan untuk  berkesenian/beraktifitas seni,” kata Kurniawan.

Kegiatan Workshop ini menurut Kurniawan diharapkan mampu  membuka pengetahuan dasar bagi karya seni para seniman  NTT, yang saat ini sebagian besar masih membutuhkan tambahan pengetahuan dalam bidang seni pertunjukan. (.*/tim)

Komentar ANDA?