Para Wakil Bupati Tandatangani MoU Percepatan Penurunan Stunting

0
149

NTTSATU.COM — KUPANG — Para Wakil Bupati dan wakil Wali Kota,  Kamis (4/8/2022) mengikuti kegiatan rekonsiliasi stunting tingkat Provinsi NTT yang dibuka Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Hotel Asthon Kupang.

Dalam kesempatan ini juga mereka  menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) percepatan penurunan stunting di daerah masing-masing.Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengatakan, saat ini seluruh Pemda di NTT sedang berperang melawan stunting dan dirinya yakin stunting di bumi Flobamorata bisa diturunkan.

“Kita bisa menurunkan angka stunting dengan legasi kita. Terima kasih karena dengan kehadiran semua pihak terkait stunting, menandakan bahwa saat ini kita sedang berperang melawan stunting,” kata Nae Soi di Hotel Aston.

Nae Soi berharap seusai pertemuan ini, para Wakil Bupati segera memerintahkan para Camat hingga kepala desa di daerah masing-masing untuk mendata semua anak stunting yang ada dengan pendataan by name by address.

“Kita disini tidak lagi melakukan pertemuan tapi langsung action dilapangan. Karena ini merupakan salah satu pekerjaan luar biasa dalam hal memberi sesuatu kepada orang lain untuk berlegasi,” tandas Nae Soi.

Tidak hanya itu, sebagai ketua tim percepatan penurunan stunting, Josef Nae Soi juga mengharapkan agar semua komponen terkait yang hadir dalam pertemuan ini bisa bersama mencegah dan menurunkan angka stunting di NTT hingga ke angka 0 (nol).

Nae Soi menegaskan, stunting harus dicegah sejak dini melalui calon ibu. Karena bayi dalam kandungan, sudah mampu mendengar percakapan seorang ibu. Karena itu, harus adanya kesehatan jasmani dan rohani agar tumbuh kembang bayi bisa sebagaimana yang diharapkan dan tidak terkena stunting. Sebab saat ini NTT masih berada pada angka tertinggi stunting.

“Banyaknya sumber daya yang ada di NTT, tidak seharusnya NTT menjadi salah satu daerah stunting tertinggi.Karena itu, tugas kita adalah melakukan pendekatan edukasi kepada generasi muda agar mampu menguasai diri dalam pergaulan yang mengakibatkan kehamilan diluar nikah dan kami akan melakukan roadshow ke semua kabupaten di NTT dalam rangka pencegahan stunting di NTT,” tutup Nae Soi.

Kegiatan ini seperti rilis Bagian Prokopim Kabupaten Kupang, dilanjutkan dengan dialog yang dipimpin Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dan staf khusus Gubernur NTT Prof. Ir. Fredrik L. Benu, dan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Wakil Walikota Kupang dan para Wakil Bupati se- NTT dengan Wakil Gubernur NTT dalam rangka percepatan penurunan stunting serta penandatanganan nota kesepahaman antara BKKBN Provinsi NTT dengan Perum Bulog dalam upaya percepatan penurunan angka gizi buruk dan stunting di NTT. (ST/bp)

Komentar ANDA?