Pasar Barter Wulandoni Lembata Dibuka Kembali

0
839
Foto: Pasar Barter Wulandoni dibuka kembali, Sabtu, 12 Agustus 2017 setelah terhenti akibat peristiwa berdarah Agustus 2014 lalu. Suasana masih sepih

NTTsatu.com – LEWOLEBA – Pasar barter satu-satunya di Kabupaten Lembata yakni di Wulandoni yang ditutup sejak Agustus 2014 lalu karena pertikaian antara warga akhirnya dibuka kembali pada Sabtu, 12 Agustus 2017.

Camat Wulandoni, Raymundus Beda mengatakan, pembukaan kembali satu-satunya pasar barter di Lembata dilakukan setelah dilangsungkan ritual perdamaian antara warga yang bertikai tiga tahun lalu. Ritual perdamaian secara adat Lamaholot itu dilakukan di Wulandoni, Sabtu 05 Agustus 2017.

Ritual untuk perdamaian itu dihadiri Bupati Lembata Eliazer Yenci Sunur dan Wakil Bupati Thomas Ola Langoday. Dan pada saat itu, Bupati mencanangkan juga pembukaan kembali pasar barter tersebut dengan pengguntingan pita.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terutama suku Nudek dan suku Wukak untuk membuka kembali pasar yang sangat membantu masyarakat. Terjadilah kesepakatan bersama sehingga pasar itu sudah dibuka kembali pada hari Sabtu kemarin,” kata Camat Wulandoni.

Foto: Suasana Pasar Barter yang ramai sebelum pertikaian tahun 2014 lalu

Untuk diketahui, pasar Wulandoni yang terjadi setiap hari Sabtu merupakan satu-satunya pasar barter di kabupaten Lembata. Warga dari pedalaman datang ke pasar membawa hasil bumi seperi jagung, ubi, pisang dan lain-lain, sementara warga di pesisir pantai (nelayan) membawa hasil laut berupa ikan, garam dan lainnya untuk ditukarkan.

Semua yang datang dari pedalaman dan dari pesisir pantai menggelar barang bawaan mereka. Aktifitas baru akan dimulai setelah petugas memberikan tanda dimulainya pasar dengan meniupkan peluit panjang. (rin)

Komentar ANDA?