PDAM Ruteng Tanam Pohon di Sumber Mata Air

0
264
Foto: Kepala PDAM Ruteng, Klemens Man

RUTENG.NTTSatu.com – Semakin menurunnya debit air di beberapa sumber mata air utama untuk untuk memenuhi kebutuhan air  minum bagi masyarakat  di Ruteng ibu kota Kabupaten Manggarai, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ruteng menanam ratusan anakan pohon di Wae Rowang Kelurahan Rowang,Wae Pong ,dan Wae Ces kelurahan Waso Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai.

Klemens Man Kepala PDAM Ruteng kepada NTTSatu.com pekan lalu di ruang kerjanya mengaku sangat prihatin ketika debit air menurun berdampak pada kebutuhan air masyrakat kota Ruteng. Menurunnya debit air itu bukan hanya karena faktor iklim tetapi karena penebangan liar  di hutan yang merupakan sumber air minum utama untuk kebutuhan masyrakat kota Ruteng.

“Saya saya minta penebang liar mesti diberi tindakan tegas karena peruatannya itu merugikan banyak orang,” tegas Klemens.

Sejak menjabat kepala PDAM 2014 gebrakan  menanam pohon di sumber mata air mulai dilakukan. Setiap kali mereka  melakukan survei  kondisi mata air  bersama staf  PDAM, mereka membawa serta dengan anakan pohon sebagai wujud menjaga keaslian alam di sumber mata air.

”:Pohon yang kami tanam bukan pohon produksi tetapi jenis pohon beringin, ara  dan bamboo,” katanya.

Di sumber mata air Wae Rowang ditanam pohon beringin  atau langke dalam bahasa Manggarai dan Pohon jenis lain yang dianggap bisa menjaga kesetabilan mata air. Di lokasi itu juga ditanam bambu  mencegah terjadinya longsor pada sumber mata air yang ada.

Dia mengatakan, di Wae Ces selain ditanam pohon beringin dan jenis pohon lainya. Pihak PDAM juga menanam pisang, pohon advokat untuk kebutuhan makanan binatang sekitar hutan Golo Lusang yang merupakn wilayah konservasi Hutan Ruteng.

Sementara wilayah sumber air di bagian Timur kota Ruteng yakni sumber mata air Wae Decer kelurahan Carep dalam waktu dekat juga akan dilakukan penanaman pohon  seperti sumber mata air lainya.

“Kita berharap partispasi  masyarakat untuk turut melestarikan hutan agar sumber mata air tetap hidup terutama. Kita arahkan generasi muda juga ikut menanam pohon karena mereka yang akan menikmatinya di kemudian hari,” pungkas Klemens. (mus)

Komentar ANDA?