Pedagang Rombengan dan Pemilik Kios Kembali Beraktifitas

0
175
Foto: Setelah melakukan mogok satu hari, Selasa (5/9), sebagian besar pedagang rombengan di Pasar Alok kembali melakukan aktifitas

NTTsatu.com – MAUMERE– Aksi mogok yang dilakukan pemilik kios dan pedagang rombengan di Pasar Alok ternyata tidak bertahan lama. Mogok sebagai rasa solidaritas itu hanya dilakukan satu hari saja, Senin (4/9). Pada Selasa (5/9), sebagian besar dari mereka sudah kembali beraktifitas lagi. 

Pantauan media ini, Selasa (5/9) pagi, pemilik kios dan pedagang rombengan sepertinya masih mau melanjutkan aksi mogok. Kios-kios tampak tutup, demikian pun tidak ada aktifitas penjualan rombengan. Namun kurang lebih pukul 12.00 Wita, kios-kios yang sejak kemarin ditutup, sudah mulai dibuka kembali. Pedagang rombengan pun mulai aktif kembali.

Los rombengan yang kemarin sempat lengang, kini sudah mulai dipajang lagi pakaian-pakaian bekas dari Singapura dan Eropa. Tampak cukup banyak pengunjung yang sedang mencari pakaian rombengan. Bisa saja ini karena bertepatan dengan hari pasar, di mana kunjungan ke Pasar Alok biasanya cukup tinggi.

Seorang pedagang rombengan yang enggan menyebutkan namanya mengaku dia berinisiatif sendiri untuk kembali beraktifitas. Buat dia, sebagai pedagang kecil, melakukan mogok berhari-hari adalah sebuah pekerjaan yang tidak efektif dari sisi ekonomi. Karena itu dia dan sebagian besar pedagang rombengan memilih kembali beraktifitas untuk meningkatkan pendapatan.

“Kami beli rombengan dengan partai besar dan keluarkan biaya juga besar. Bagaimana modal bisa kembali, dan sedikit dapat untung kalau mogok terus begini. Jadi kami ambil sikap untuk aktif lagi berdagang,” ujar perempuan pedagang rombengan ini.

Dengan kembali beraktifitas, kata dia, bukannya mereka tidak merasa solider dengan pedagang lain yang terus menuntut atas masalah retribusi karcis masuk. Sebagai sesama pedagang, katanya, tuntutan atau protes silakan terus diajukan, tetapi melakukan mogok bukanlah solusi yang terbaik. (vic)

Komentar ANDA?