Pejabat yang Ditempatkan di NTT Harus Bekerja Keras 

0
908

NTTsatu.com. — KUPANG –– Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, Kebangkitan untuk maju menuju NTT sejahtera, tidak bisa dilakukan sendiri. Tapi harus ada sinergisitas ddengan semua pemangku kepentingan termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkpimda). Semua mesti terus bergerak bersama dalam satu gerakan untuk urus NTT mencapai sejahtera.

“Gubernur dan Wakil Gubernur tidak bisa bergerak sendri, harus ada bantuan dri teman-teman Forkopimda agar kita satu gerakan untuk kita membangun daerah ini melihat masa depan. NTT miliki atraksi alam yang paling bagus dan lengkap dari semua daerah lainnya . Maka saya disini akan mendesain provinsi ini menjadi  provinsi yang terpandang ,”kata Gubernur Laiskodat saat menyampaikan sambutan pada acara Malam Kenal Pamit Kapolda NTT di Hotel Aston Kupang, Rabu malam (2/09). Kapolda NTT yang lama Irjen (Pol) H. Hamidin digantikan oleh Irjen (Pol) Lotharia Latif. Selanjutnya Hamidin akan berpindah ke Mabes Polri sebagai Analisis Kebijakan Utama Itwasdum.

VBL meminta pejabat yang akan ditempatkan di NTT tidak perlu takut dan menyesal. Karena NTT masih dikategorikan sebagai daerah termiskin ketiga. VBL ajak emua yang ditempatkan di NTT harus sungguh-sungguh bekerja.

“Saya minta Forkopimda untuk bekerja melampau tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing. Harus terlibat dan turut serta secara aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di NTT,” kata mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu.

Sementara itu mantan Kapolda NTT, Irjen Hamidin mengatakan, saat ini tindakan kejahatan di NTT semakin berkurang. Indeks Persepsi Korupsi di NTT juga meningkat tajam.Juga menjadi salah satu daerah dengan perkembangan kasus Covid-19 yang rendah di Indonesia.

“Ini merupakan tanda kerja keras yang bagus bagi kita semua” tandasnya

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef A. Nae Soi , Ketua DPRD NTT, Emy Nomleni, Unsur Forkompinda NTT,Walikota Kupang , Bupati Belu, kepala tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers dan undangan lainnya. (*/tim)

Komentar ANDA?