Pelantikan Kepala Daerah Tidak Bisa Dilakukan di Jakarta

0
139

KUPANG NTTsatu.com – Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Anwar Pua Geno mengatakan, pelantikan Bupati, walikota dan Gubernur hasil pilkada serentak 9 Desember 2016 lalu tidak bisa dilakukan di Jakarta. Pasalnya pelantikan kepala daerah itu harus dilakukan di dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD setempat.

“Kalau dilantik serentak di Jakarta maka akan menunjukkan pemerintahan sekarang mulai bergerak ke sistim sentralistik. Ini kan jaman reformasi dan sudah masuk dalam era otonomi daerah, karena itu harus dilantik di daerah masing-masing sesuai aturan,” katanya kepada watawan dalam diskusi terbatas di Kupang, Kamis, 31 Desember 2015.

Anwar mengatakan, informasi pelantikan para kepala daerah hasil pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015 itu sudah santer terdengar, Karena itu dia sempat mempertanuakan itu kepada Mendagri, Tjahyo Kumolo ketika berada di Kupang bersama Presdien Jokowi menghadiria Natal Nasional tanggal 28 Desember 2015 lalu.

“Saya pertanyakan kepada Mendagri, karena sesuai aturan Kepala Daerah itu dilantik dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD. Kalau dilakukan serentak di Jakarta, itu artinya melunturkan semangat otonomi daerah dan terkesan pemerintah sangat sentralilistik. Mendagri hanya menjawab, nanti dibicarakan lebih lanjut. Saya bilang pak Menteri, jangan buat kesan kepada maayarakat kalau pemerinah Jokowi sekarang bersifat sentralistik,” kata Anwar.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD NTT ini juga menandaskan, para kepala daerah itu dipilih masyarakat di daerah masing-masing dan mereka ingin menyaksikan pelantikan kepala daerah yang sudah mereka pilih itu di daerahnya sendiri, bukan di Jakarta.

Hal lain yang mesti men jadi pertimbangan pemerintah pusat adalah, kalau pelantikan di Istana Presiden apakah istana itu mampu menamping ribuan orang yang datang dari berbagai daerah.

“Tiap daerah itu pasti dihadari minimal 25 orang yakni kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan DPRD dan keluarga. Kalau 266 kepala daerah yang dilantik maka ribuan orang yang harus hadir pelantikan. Apakah istana mampu menampng?,” tanya Anwar. (bp)

=====

Keterangan foto: Anwar Pua Geno (tengah) foto bersama wartawan usai diskusi terbatas, Kamis, 31 Desember 2015 di Resto Celebes Kupang

Komentar ANDA?