Pelayanan Lion Air Mengecewakan, Gubernur Marah

0
196

KUPANG, NTTsatu.com – Pelayanan manajemen Lion Air sangat mengecewakan membuat Gubernur NTT, Frans Lebu Raya berang dan meminta pimpinan Lion Air Kupang menemuinya di Kantor untuk menjelaskan pelayanan yang mengecewakan tersebut.

Kekecewaan hingga kemarahan gubernur NTT itu muncul karena perlakukan manajemen Lion Air Kupang yang tidak manusiawi dan terkesan sedang melakukan upaya untuk merugikan masyarakat pengguna jasa penerbangan Lion Air.

Kisahnya, seorang kerabat Gubernur, Deden Riang Duli yang adalah karyawan Lion Air Jakarta meninggal di Jakarta dan jenazahnya dikirim ke Adonara melalui Kupang, pada Jumat, 18 Maret 2016. Jenazah itu diantar oleh istri dan empat anak serta adik kandung almarhum.

Semua yang mengantar jenazah memiliki tiket Jakarta – Larantuka, namun kargo jenazah hanya sampai Kupang saja sehingga istri dan anak-anak almarhum terpaksa terbang lanjut ke Larantuka sementara jenazah masih tinggal di Kupang dan baru akan diterbangkan ke Larantuka dengan biaya keluarga.

Anehnya, pada Jumat, 18 Maret 2016 malam, seorang karyawan Lion Kupang bernama Jefri Eoh datang ke rumah duka untuk meminta pembayaran lima tiket dengan harga Rp 830.00/tiket. Keluarga melakukan aksi protes dan tidak mau membayarkan itu karena tiket mereka ditanggung Lion Air dalam penerbangan Kupang – Larantuka. Bahkan saat itu Jefri masih mengatakan, bisa negosiasi, dia tanggung dua tiket sementara keluarga tanggung tiga tiket.

Ketika Gubernur Frans Lebu Raya melayat ke rumah duka semalam, keluarga melaporkan hal itu. Gubernur kemudian meminta keluarga mengontak Jefri Eoh untuk datang ke tempat duka.

Lebu Raya kemudian mempertanyakan hal itu kepada Jefri. Penjelasan Jefri, terkesan tidak memuaskan gubernur sehingga dia meminta Jefri bersama pimpinannya menemui gubernur di ruang kerjanya pada Selasa, 22 Maret 2016.

“Saya hari Senin ke Labuan Bajo dan pulang Selasa, karena itu saya minta anda dan pimpinan anda menemui saya di Kantor hari Selasa siang. Saya tunggu kalian ya,” kata Gubernur. (bp)

=====

Foto: Gubernur Frans Lebu Raya sedang mendengarkan penjelasan Jefri Eoh, crew Lion Air Kupang, Jumat, 18 Maret 2016 malam.

 

 

Komentar ANDA?