Pemda Matim Dukung Investor Expovan India Kembangkan Vanili

0
295
Foto : Bupati Matim Yoseph Tote berpose bersama Investor Expovan India

BORONG. NTTSatu.com – Bupati Manggarai Timur (Matim)  Drs Yoseph Tote ,M.Si mendukung setiap investor yang mau membangun  Matim  termasuk investor India dari perusahaan Expovan India yang mau mengembangkan Vanili di daerah tersebut.

Dia  menyampaikan hal ini  setelah menerima Precident expovan India Mahendran  bersama rombongan  Senin (15/8) di Rumah Jabatan Bupati (Rujab) Matim.

Dia mengatakan pemerintah menyambut baik  investor dalam pengembangan vanili mulai dari pengadaan bibit, penanaman hingga menuai hasil yang akan berkualitas.

Bupati Tote juga mengatakan, upaya Pemkab Matim akan mulai membentuk kelompok sekitar 10 sampai 20 kelompok petani vanili untuk dibina. Dia mengatakan penanaman vanili bagi Masyarakat Manggarai Timur bukan hal baru, tinggal sentuh dan konsentrasi para petani yang mau menam kembali Vanili.

“Kalau sudah ada MOU, maka masyarakat petani kita dorong dengan sedikit anggaran sekitar Rp 200 juta sampai 300 juta untuk kembangkan bibit vanili itu lalu dibagikan baik dalam kelompok maupun secara pribadi. Saya berharap kita akan  menjadi kabupaten vanili,” katanya.

Dikatakannya, jika pemda Matim melakukan sosialisasi kepada masyarakat,  maka masyarakat berhak menimba  pengalaman  mengembangkan vanili  lagi dan akan dibimbing oleh tim dari Investor India.

“Untuk tanaman kopi Pemda matim sudah melakukan kerja sama dengan Veco dan sudah dibentuk kelompok, apalagi setelah Kopi Arabika dan Robusta menjadi yang baik di Indonesia, permintaan Kopi setiap tahun semakin meningkat,” katanya.

Sementara Mahendran, investor asal India dari perusahan Expovan  mengatakan,  pihak Expovan ingin melakukan kerja sama dengan para petani vanili di kabupaten Matim, dimana dalam melakukan kerja sama tersebut pihak Expovan India juga akan membina para petani mulai tanam Vanili sampai dengan hasilnya dengan mutu vanili yang berkualitas dan pihak Expovan menjamin akan membeli seluruh hasil vanili itu nantinya.

Sementara  Wakil ketua  DPRD Matim, Filfridus Jiman juga mengatakan DRPD sangat mendukung upaya kerja sama tersebut. Pihak DPRD juga akan mendukung Pemkab Matim untuk bisa menganggarkan dana sekitar 100 juta pada dana perubahan anggaran nanti, dimana dana tersebut akan digunakan untuk kebun stek vanili atau kebun pembimbitan.

DPRD Matim sangat mendukung Investor yang mau membangun Manggarai Timur, apalagi para petani selama ini tidak lagi menam fanili karena harga sangat rendah.

“Kita berharap, masyarakat bisa kembali bersemangat menam fanili untuk kesejahteraan mereka,” katanya. (mus)

Komentar ANDA?