Pemkab Matim dan Kodim 1612 Manggarai GETAR Simbolis di Buntal

0
193
Foto : Penanaman Simbolis di Persawahan Buntal Desa Golo Lijun Kecamatan Sambi Rampas Matim

BORONG. NTTSatu.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim)  bekerjasama dengan Kodim 1612 Manggarai melakukan Gerakan Tanam Serentak (Getar) secara simbolis padi sawah cetak baru seluas 300 hektar pada areal yang direncanakan 811 hektar, di wilayah Buntal, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar.

Penanaman simbolis dilakukan pada  Selasa (27/09/2016)  oleh Wakil Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas didampingi Dandim 1612 Letkol Czi Hartanto Dwi Priyono, yang diikuti ketua dan Wakil ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Manggarai Timur, Ny. Sun Maria Yosephina Tote dan Ny. Theresia Wisang Agas, Camat Elar, Petrus Tarto, Camat Sambi Rampas, Sarjudin, serta beberapa pimpinan SKPD dan tokoh masyarakat lainnya.

Acara penanaman sendiri diawali acara seremoni penjemputan Wabub Matim dan Dandim 1612 bersama rombongan melalui pengalungan dan ritual adat “Kepok” curu dan kapu (ritual adat ungkapan selamat datang) bagi tamu spesial atau istimewa bagi orang Manggarai, yang dilanjutkan dengan ungkapan hati singkat Dandim 1612 Manggarai dan sambutan pembukaan sekaligus pencanangan tanam serentak Wabub Matim.

Dandim 1612 Manggarai menyatakan, melalui GETAR pada lokasi cetak sawah yang dilaksanakan pada hari itu akan mewujudkan swasembada pangan nasional berkelanjutan.

“Kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini sebagai implementasi dukungan swasembada pangan lokal maupun nasional. Hendaknya masyarakat mendukung dan menyambut kegiatan ini dengan penuh semangat,” ujar Dandim.

Wabub Matim, Agas Andreas mengatakan, Komoditi pangan memiliki peran sentral dalam perekonomian suatu daerah dan negara.

Akhir akhir ini, katanya, pemenuhan kebutuhan pokok akan pangan cenderung mengalami peningkatan, dan sejalan dengan pertumbuhan penduduk.

“Pangan sangat penting, sebab, jiwa raga ekonomi suatu daerah atau negara tergantung pangan. Kegiatan hari ini adalah kegiatan perluasan areal tanaman atau ekstensifikasi pertanian dari 300 hektar yang disiapkan, dari total area 811 hektar di wilayah ini. Semua ini adalah wujud nyata kerja nyata implementasi Nawacita Presiden kita,” kata Wagub Agas.

Lebih jauh dijelaskan, areal yang dapat dicetak tahun 2016 seluas 300 hektar dari total 811 hektar dengan calon petani 10 kelompok tani dan terdiri dari 246 kepala keluarga. Pelaksanaan kegiatan cetak sawah dilaksanakan selama 6 bulan, mulai bulan juni 2016 pada areal 300 hektar dengan total anggaran 5.587.750.000, dengan rincian, biaya cetak sawah 4.800.000.000, pengadaan sarana produksi berupa benih padi dan pupuk, 600.000.000. Operasional dan ATK, 187.750.000.

Pelaksanaan kegiatan sendiri diswakelolakan kepada TNI AD KODAM IX Udayana dan KODIM 1612 Manggarai. (mus)

Komentar ANDA?