Pemkab Sikka Sangat Potensial Kerjasama Dengan Pemkab Lembata

0
235

NTTsatu.com — MAUMERE ––  Pemerintah kabupaten (Pemkab) Lembata dan Pemkab Sikka akhirnya menandatangani Kerjasama Percepatan Pembangunan Daerah di Maumere, Selasa (20/10). Kerjasama ini dilakukan karena Sikka cukup potensial, dimana Kota Maumere sejak dulu telah tumbuh pesat sebagai pusat perdagangan di Flores.

Bertempat di aula Sikka Convention Center (SCC), penandatanganan kerjasama ini disaksikan pimpinan DPRD Kabupaten Sikka dan Lembata, serta sejumlah anggota DPRD dari dua kabupaten itu.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero mengatakan, kehadiran belasan anggota DPRD Lembata di Maumere adalah bentuk dukungan terhadap kerjasama ini.

Petrus menjelaskan, kerjasama percepatan pembangunan daerah antara dua kabupaten ini perlu dilakukan karena secara geografis, Sikka terletak di wilayah yang sangat strategis bagi Lembata, sehingga perlu terkoneksi demi kemajuan dua kabupaten ini.

Dukungan yang sama disampaikan ketua DPRD Sikka, Donatus David. Donatus mengatakan, kerjasama ini adalah sebuah langkah maju.

Donatus berharap kerjasama ini mesti segera dikonkritkan dan tidak hanya antara Lembata dan Sikka, tetapi ke depan diperluas misalnya dengan Flotim, Ende juga kabupaten lain di daratan Flores.

Sementara itu, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur yang diberi kesempatan mempersentasekan beberapa potensi kerjasama mengatakan, Kota Maumere telah tumbuh sejak dulu sebagai pusat perdagangan di Flores dan memiliki potensi sumber daya yang cukup sehingga dipandang strategis untuk membangun kerja sama.

Menurut Yentji, Lembata memiliki 3 sektor potensial yaitu Pariwisata, Pertanian dan Peternakan, serta Perikanan dan Kelautan.

Fokus kerjasama ini yaitu interkoneksi Pariwisata, Perikanan dan Kelautan serta ekonomi kreatif antara Sikka dan Lembata sebagai pemicu untuk kabupaten lainnya”, ujar Yentji.

Konsep kerjasama ini langsung disambut baik Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo saat memberikan sambutannya sebelum menandatangani kesepakatan bersama tersebut.

Dikatakan Bupati Roby, dengan potensi pariwisata Sikka yang mirip dengan Lembata maka membutuhakan kerjasama dalam project juga promosi bersama.

“Banyak potensi yang kita miliki dan mesti ada kerjasama. Kalau tidak kita akan tenggelam”, ujarnya.

Kerjasama yang konkrit dalam bidang pariwisata dan perikanan, diyakini Bupati Robi akan terlaksana setelah dipersentasikan kepada Gubenur NTT.

“Sepakat dengan konsep yang disampaikan Bupati Lembata dan ada hal-hal yang akan dimulai, tentunya lebih konkrit dengan mempertimbangkan situasi Covid-19 ini” terangnya.

Sedangkan Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga menekankan agar segera dibentuk tim yang terdiri dari perwakikan dua kabupaten ini, berikut harus serius, cekatan, inisiatif, Ulet dan Mampu.

Wabub Romanus juga berharap agar dua kabupaten ini mesti optimis bahwa semua harus bisa dilakukan demi kemajuan bersama. ( */gan)

Komentar ANDA?