Pemprov NTT Alokasikan Rp 39 M Bangun Infrastruktur Jalan di Lembata

0
1214

NTTsatu.com – KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) mengalokasikan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)   sebesar Rp 39.483.600.000 untuk pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Lembata tahun 2020.

Anggota DPRD NTT Komisi IV, Alexander Take Ofong, S. Fil, Senin (13/1/2020). mengatakan, anggaran Rp 39 Miliar tersebut, dibagi dalam tiga bagian. Di antaranya, untuk pembangunan jalan ruas Waijarang-Wulandoni dan Wairiang-Balauring Rp 22.398.600.000, dan Jembatan Waima 60 meter Rp 16.500.000.000.

“Total anggaran buat Lembata tahun ini Rp 39 Miliar. Ada tiga jenis pekerjaan jalan yakni GO, GO tambah zat adiktif itu, HRS (hotmix),” kata Alex Ofong.
Alex mengatakan,  anggaran itu telah ditetapkan dalam Perda APBD 2020 Nomor 12 Tahun 2019 tanggal 20 Desember 2019 (Lembaran Daerah Nomor 012) dan Pergub Penjabaran APBD 2020 Nomor 106 Tahun 2019 tanggal 20 Desember 2019 (Berita Daerah Nomor 110).
“Itu sudah pasti. Sudah ditetapkan, meskipun sebelumnya, sempat terjadi perdebatan beberapa faksi di DPRD NTT,”ungkap Alex Ofong mengingatkan.
Selain itu, secara khusus Alex Ofong menyentil soal pembangunan Jembatan Waima. Kata Alex Ofong, pembangunan Jembatan Waima akan memperlancar transportasi masyarakat dari desa-desa pesisir selatan menuju wilayah Lewoleba pusat kota dan central ekonomi Lembata. Dan hal ini akan mengatasi hambatan transportasi saat musim penghujan.
“Saat musim hujan di kali itu selalu ada banjir. Sehingga kendaraan dan orang tidak bisa melintas. Bahkan pernah ada korban jiwa dan barang. Kita harapkan jembatan ini segera dibangun dan memudahkan akses transportasi masyarakat,” kata Alex Ofong.
Ketua Fraksi Nasdem NTT ini berharap, agar para kontraktor yang nantinya akan mengerjakan jembatan ini, untuk bekerja secara profesional, berkualitas dan bertanggungjawab.
“Kontraktornya harus profesional dan bertanggungjawab. Jangan asal kerja dengan hasil yang tidak berkualitas. Ini untuk kampung kita dan untuk masyarakat banyak, “harap Alex Ofong.
Untuk diketahui, Jembatan Waima merupakan jembatan utama yang menghubungi arus transportasi dari Lewoleba pusat ibukota Kabupaten Lembata dengan desa-desa wilayah selatan Lembata. Sebelumnya, jembatan ini sudah pernah dikerjakan oleh JPJ, tetapi baru empat (4) bulan selesai dikerjakan, jembatan tersebut ambruk diterjang banjir.
Selain itu, salah satu sopir angkot wilayah selatan, Anton Beraf dan beberapa tokoh masyarakat Lembata, mengapresiasi perhatian dari Pemprov NTT dan atas perjuangan DPRD NTT khususnya Anggota DPRD Alexander Ofong dan Komisi IV DPRD NTT.
“Terima kasih buat Pemprov dan DPRD NTT, lebih khusus buat Pak Alex Ofong yang telah perduli dan berjuang sejak masih jadi Wakil Ketua DPRD NTT. Jembatan ini sangat urgen buat kami yang di selatan. Tiap tahun selalu ada masalah banjir,”ungkap Anton diamini beberapa tokoh masyarakat dan sopir.
Anton berharap, semoga tahun 2020-2023, pembangunan infrastruktur khususnya jalan di Lembata bisa lebih baik.
“Kita berharap mulai tahun 2020-2023 jalan di Lembata semakin lebih baik. Jalan ini penting. Sehingga pemerintah jangan hanya fokus di hal lainnya saja,” pungkas Anton. (*/bp/tim)

Komentar ANDA?