Pemprov NTT Perbaik Jalan Wairunu- Lato di Flotim

0
233
Foto: Anggota Komisi IV DPRD NTT asal Fraksi PDI Perjuangan, Gusti Demon Beribe

KUPANG. NTTsatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk memperbaiki jalan provinsi Wairunu- Lato, di Kabupaten Flores Timur (Flotim) sepanjang 1,5 kilometer (Km).

Anggota Komisi IV DPRD NTT asal Fraksi PDI Perjuangan, Gusti Demon Beribe kepada wartawan di Kupang, Rabu, (11/5)

menjelaskan, ruas jalan provinsi Wairunu- Lato saat ini sangat memprihatinkan karena dalam kondisi rusak. Bahkan sejumlah titik berbentuk kubangan yang sangat dalam. Akibatnya, waktu tempuh menjadi lebih lama dan harga transportasi pun melonjak. Bahkan sering terjadi kecelakaan terutama sepeda motor di ruas jalan ini.

“Karena kemampuan keuangan yang minim, tahun ini pemerintah hanya mengalokasikan anggaran untuk untuk memperbaiki kondisi jalan dimaksud sepanjang 1, 5 km,” kata Gusti.

Ia menyampaikan, sebenarnya salah satu jempatan di ruas jalan tersebut harus juga dibangun karena tidak layak lagi digunakan. Karena tembok penyokong tidak dibangun secara baik, banji r menggerus tanah di sisi kiri dan kanan jembatan. Jika dipaksa untuk tetap dimanfaatkan, kendaraan yang melintasinya bisa terjerembab karena jembatannya rubuh.

“Saya sudah komunikasikan agar jembatan itu segera dibangun, karena pemerintah belum alokasikan anggaran pada APBD 2016,” tandas Gusti.

Pada kesempatan itu wakil rakyat asal daerah pemilihan Flotim, Lembata dan Alor ini mengatakan, untuk trans utara Flores di daerah itu, Pemeritan daerah (Pemda) Flotim sudah menyanggupi untuk mengalokasikan anggaran. Walau demikian, pemerintah provinsi pun harus memberi dukungan mengingat ruas jalan dimaksud merupakan jalan strategis.

Sementara itu, lanjut Gusti, untuk ruas jalan Waitiu (Selatan)- Kawaliwu (Utara) sudah dikerjakan dan saat ini dalam kondisi yang sangat bagus. Sehingga tidak ada masalah dengan ruas jalan dimaksud yang sebelumnya juga dikeluhkan warga Kecamatan Lewolema.

Pemerintah pun sedang mengerjakan ruas jalan Kawaliwu- Belogili di Pantai Utara Flores dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun harus juga mengantisipasi luapan banjir yang sangat besar di sejumlah titik di ruas jalan dimaksud. Karena setiap tahun, ruas jalan tersebut dipenuhi material dan diterjang banjir kiriman dari dataran tinggi di sekitarnya. (bp)

Komentar ANDA?