Pencemaran Hostia di Gereja Katedral Kupang

0
448
Foto: Gedung gereja Katolik Katedral Kristus Raja, Kupang

KUPANG. NTTsatu.com – Minggu, 18 Desember 2016, terjadi lagi insiden di Gereja Katolik Katedaral Kupang. Dugaan pencemaran hostia Kudus yang dilakukan empat orang yang tak dikenal pada Misa Ketiga sekitar pukul 10.00 wita di gereja yang terletak di pusat kota Kupang itu. Mereka diduga salah masuk gereja.

Pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) Gereja Katedral Kristus Raja Kupang kepada awak media menjelaskan, pelaku masuk seperti biasa layaknya umat Katolik untuk mengikuti perayaan misa kudus di gereja, Karena itu tidak ada kecurigaan dari orang-orang yang duduk dekat mereka.

Sementara misa berlangung dan tiba pada proses penerimaan komuni (hostia), kemudian orang – orang ini maju mengambil komuni (Hostia).

“Kami yakin bahwa mereka ini bukan Umat Katolik . Kami lalu berinisiatif agar mereka dibawa ke dalam Pastoran yang terletak di samping gereja,” kata seorang pengurus DPP Katedral Kristus Raja Kupang,

Salah seorang Saksi lainnya yang telah mencurigai gerak-gerik mereka ,dimana dengan membawa tas ransel dan pada saat misa bertingkah laku tidak seperti umat katolik lainnya, Dia melihat salah satu pelaku maju menerima komuni dan memakannya.

Pastor paroki Gereja Katedral Kupang Romo Ambrosius Ladjar, Pr  menjelaskan, mereka tidak menginjak ataupun membuang hostia tersebut, pelaku ini kemungkinan hanya salah masuk gereja karena mereka umat Kristen ,

“Setelah diamankan sementara di Pastoran, kami kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian untuk segera menangani insiden ini,” kata Romo Ambros.

Ketiga pelaku diibawah dengan pengawalan ketat anggota Polres Kupang Kota dan Brimob Polda NTT ,  mereka dibawah keluar gereja melewati pintu belakang dan  menuju Polres Kupang Kota. Sementara seorang pelaku lainnya masih dicari pihak kepolisian karena melarikan diri.

Informasi yang diperoleh NTTsatu.com dari Polres Kota Kupang menyebutkan, ketiga orang itu sedang dalam pengamanan pihak kepolisian. Mereka sedang diinterogasi. Namun, kemungkinan besar mereka itu salah masuk gereja. (*/bp)

Komentar ANDA?