Penderita DBD Meningkat, Warga Kota Kupang Harus Waspada

0
50

KUPANG. NTTsatu.com – Beberapa hari belakangan ini, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai meningkat, Karena warga diingatkan untuk harus waspada terhadap kasus DBD yang cenderung meningkat tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kupang hingga pekan keempat Januari 2016 jumlah penderita DBD telah mencapai 29 orang, dan terus mengalami peningkatan hingga menvapai 32 orang, setelah tiga penderita lainnya dilaporkan ke Dinas Kesehatan.

“Saat ini sudah sebanyak 32 orang yang menderita DBD yang dilaporkan ke kami,” kata Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit atau P2P Dinas Keaehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih yang dihubungi nmelalui telepon, Minggu, 31 Januari 2016.

Sri menjelaskan, kasus DBD di Kota Kupang tersebar di 51 Kelurahan dengan jumlah penderita terbanyak terdapat di Kelurahan Maulafa. Di kelurahan ini menderitanya sebanyak sepuluh orang.

Sri mengatakan, untuk mengantisipasi meluasnya kasus DBD ini, Dinas Kesehatan sudah melakukan fogging di tiga kelurahan yg menjadi fokus terdeteksi kasus DBD, yakni di Kelurahan Manutapen, Oeba dan Oebufu.

Dia juga menghimbau kepada warga agar menjaga pola hidup bersih di lingkungan dan rumah masing-masing dengan menguras, menutup tempat penampungan air serta mengubur barang bekas. “Hal ini guna mengatasi perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Ari Wijaya yang dihubungi terpisah membenarkan hal ini. Dia mengakui, sudah berkoordinasi dengan seluruh pimpinan Puskesmas di seluruh ota Kupang untuk terus mengingatkan warga agar waspada terhadap serangan penyakit DBD tersebut.

“Kita sudah koordinasikan dengan semua stakeholder untuk turun ke masyarakat dan mensosialisasikan bahaya DBD itu dan upaya pencegahannya,” kata dokter Ari. (rif/bp)

Komentar ANDA?