Penduduk Sikka  9,12 Persen Dengan Alamat Domisili Tidak Sesuai Kartu Keluarga

0
414

NTTsatu.com — MAUMERE –– Sebanyak 9,12 persen atau 29.836 jiwa dari jumlah penduduk Sikka hasil Sensus Penduduk 2020 sebanyak 321.931 jiwa yang alamat domisilinya tidak sesuai dengan alamat yang ada di dalama kartu keluarga. Hal  ini terungkap dalam rilis hasil Sensus Pendudk 2020 dikantor Bupati Sikka, Kamis,  21/1 /2021.

Kegiatan tersebut dipimpin Langsung oleh Bupati Sikka Fransisus Roberto Diogo Idong
dihadiri kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Sikka kepala Dinas Informasi dan komunikasi Kabupaten Sikka. Kegiatan Rillis ini dilaksanakan sebagai rangkaian menuuju satu data kependudukan Indonesia

Dalam rilis bersama data Sensus Penduduk (SP) 2020 dan data administrasi kependudukan 2020, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sikka Ir Mathias Tura Sabon mengatakan bahwa rilis bersama data kependudukan ini merupakan tindak lanjut dari selesainya SP2020 yang telah dilaksanakan.

“Dasar penggunaan data kependudukan sebagai basis SP 2020 sesuai pasal 58 ayat (4) Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 digunakan untuk pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi dan penegakkan hukum serta pencegahan kriminal,” katanya.

Lebih lanjut Mathias menerangkan dalam rilisnya data resmi populasi penduduk Sikka berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020 (SP2020) yang dilakukan hingga bulan September 2020 adalah jumlah penduduk Kabupaten Sikka telah tercatat mencapai .321.953 jiwa yang terdiri dari laki-laki 155.927 jiwa dan perempuan 166.026 jiwa

Sementara dilihat dari alamat domisili dari penduduk Nian Tanah berdasarkan dengan alamat yang tertera dalam Kartu keluarga maka ada alamat domisili 282.567jiwa yang alamatnya sesuai kk sedangkan 29.386 jiwa alamatnya tidak sesuai dngan alamat pada kartu keluarga.

“Pada level nasional jumlah penduduk hasil SP2020 sudah selaras dengan data adminduk. Pada tingkat Kabupaten ada perbedaan jumlah penduduk antara hasil SP2020 dan data adminduk merupakan gambaran banyaknya penduduk yang melakukan perpindahan, baik untuk keperluan bekerja, sekolah maupun alasan lainnya. Secara berkelanjutan, pada bulan September 2021 akan dilaksanakannya Sensus lanjutan Long Form,” ungkapnya.

Bupati Sika Fransiskus Diogo roberto Idong menyampaikan apresiasi, penghormatan dan penghargaan atas kinerja all teamwork BPS, utamanya BPS Kabupaten Sikka yang telah merilis data Sensus Penduduk 2020, data adminduk 2020 serta data kemiskinan 2020. Dan IPM tahun 2019.

“Semoga rilis data dimaksud secara nasional dan daerah, mampu menjadi informasi dan inspirasi bagi pemangku kepentingan di Kabupaten Sikka,” harapnya.

Sedangkan Kepala BPS Kabupaten Sikka Ir Mathias TuraSabon menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sikka Bupati Sikka Fransisus Roberto Diogo Idong dan Pemerintah Kabupaten Sikka serta seluruh masyarakat Kabupaten Sikka khususnya yang telah dan menyukseskan jalannya pelaksanaan Sensus Penduduk di tahun 2020 sehingga berjalan dengan baik dan lancar.
maupun wawancara dikombinasikan keseluruhan se-Indonesia.

Data Sensus Penduduk 2020 dan data administrasi kependudukan 2020 dapat membantu semua pihak, sehingga data yang dipergunakan sinkron dengan data yang telah dirilis. (ino)

========

Foto: Kegiatan rilis hasil SP di kantor Bupati. Nampak Bupati Sikka dan beberapa pejabat lainnya

Komentar ANDA?