Penjabat Bisa Lakukan Mutasi Seijin Mendagri

0
132
Foto: Gubernur NTT, Frans Lebu Raya ketika menandatangani berita acara pelantikan Penjabat Bupati Lembata

LEWOLEBA. NTTsatu.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya menegakan, penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk bisa melakukan mutasi pejabat, asalkan harus seijin Menteri Dalam Negeri.

“Jika memang dipandang  perlu demi efektifitas roda pemerintahan di Kabupaten Lembata, Penjabat  Bupati bisa melakukan mutasi namun harus ada ijin dari Menteri Dalam Negeri. Silahkan kaji bersama Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) Kabupaten Lembata untuk mengetahui apakah perlu ada mutasi atau tidak,” kata Gubernur Frans Lebu Raya.

Dalam pidatonya usai melantik Penjabat Bupati Lembata, Drs, Sinun Petrus Manuk di Aula Setda Lembata, Kamis, 25 Agustus 2016, Lebu Raya mengatakan, setela ada kajian dari Baperjakat untuk melakukan mutasi, silahakan penjabat Bupati mengajukan permohonan kepada Mendagri. Permohonan itu tentu harus benar-benar sesuai kebutuhan roda pemerintahan di daerah ini.

Informasi yajng diperoleh NTTsatu.com di Lewoleba, saat ini ada dua jabatan eselon II yang kosong yakni Kepala Dinas Ekonomi dan Kabupaten Lembata.  Jabatan ini masih dipegang oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadis, Ansel Bahy yang jiga menjabat seagai Sekretaris Dinas tersebut.

Staf Ahli Bupati Lembata yang dijabat Alex Making kini lowong karena yang bersangkutan mengajukan Pensiun Dini. Kemudian pada 1 Desember 2016 mendatang, Kepala Dinas Pertanian yang dijabat Felix Bediona juga akan lowong karena yang bersangkutan akan memasuki masa purna tugas. (bp)

Komentar ANDA?