Percepat Pembangunan Infrastruktur di Lembata

0
131
Foto: Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat menyampaikan sambutannya pada Puncak Harnus di Lewoleba, Selasa, 13 Desember 2016

LEWOLEBA. NTTsatu.com – Untuk membuka isolasi fisik wilayah ini diperlukan infrastruktur yang memadai, jalan, pelabuhan dan bandar udara agar kawasan ini tidak lagi  terisolir dan mudah dijangkau para pengunjung yang datang ke NTT  khususnya ke Lembata.

“Puncak hari Nusantara kali ini  memiliki  jejak kehadiran bermanfaat  untuk meretas isolasi dan menghidupkan denyut  ekonomi  masyarakat di Lembata. Kita berharap kepada pemerintah pusat agar bisa mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah ini,” kata Gubernur NTT, Frans Lebu Raya  dalam sambutannya pada acara Pembukaan Puncak Hari Nusantara, di pelabuhan laut Lewoleba, Lembata, Selasa, 13 Desember 2016.

Gubernur Frans Lebu Raya mengatakan, kehadiran undangan di Lewoleba – Lembata menegaskan bahwa, sekalipun wilayahnya terpencil, akan tetapi  Lembata – NTT tidak merasa sendirian di antara sesama  anak bangsa.

Menurut Gubernur, Lembata dengan berbagai keterbatasan, jumlah hotel minim, hanya 6 hotel dengan 167 kamar, tetapi Lembata siap menerima tamu sebanyak 5000 orang.

“Kami berusaha menjadi tuan rumah yang baik dengan apa yang kami miliki.  Untuk menunjukan inilah kondisi aktual bagian lain dari Indonesia” kata Frans Lebu Raya. Sebagai informasi, untuk menyambut Hari Nusantara rumah warga setempat juga dijadikan sebagai tempat penginapan bagi para tamu yang datang dari erbagai daerah.

Selanjutnya Lebu Raya mengatakan, Kabupaten Lembata masih terpencil dan belum dikenal  seluruh anak Indonesia.  Dengan berbagai keterbatasan infrastruktur jalan, pelabuhan dan bandar udara. Wilayah ini tertinggal di tengah ragam potensi ekonomi  yang ada.

Gubernur pada kesempatan itu mengucapkan terimaksi kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan Hari Nusantara. “Mari membangun Lembata, mari membangun NTT, mari membangun Indonesia, agar NTT tetap merasa bangga bernaung di bawah payung merah putih” ajak Gubernur.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan yang mewakili Presiden RI Ir.Joko Widodo, dalam sambutannya mengatakan, Indonesia tengah memfokuskan pembangunan infrastruktur. Fokus ini dimaksudkan untuk meretas isolasi di bagian Barat, Tengah dan Timur Indonesia. Pengalihan subsidi BBM merupakan salah satu strategi pemerintah untuk pembangunan infrastuktur.

Selain itu pembangunan infrastruktur jalan dan Bandara di Lembata menjadi perhatian serius pemerintah saat ini. Melalui infrastruktur yang mendukung maka transportasi menjadi lancar, orang bisa dengan mudah datang dan berwisata di Lembata.

Menteri Luhut juga menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia menyiapkan beasiswa khusus Indonesia Timur. Juga perhatian pemerintah di bidang pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar, dilakukan agar anak yang tidak mampu secara ekonomi harus tetap bersekolah.

“Anak-anak bahkan diberi kesempatan untuk studi di Perguruan Tinggi ternama seperti UI dan UGM sampai pada studi di luar negeri.Saya bukan berasal dari keluarga mampu, ibu tidak tamat SD dan ayah saya seorang supir bus tapi dengan semangat dan ketekunan, saya bisa menjadi seperti ini,” ungkap Luhut memotivasi anak-anak Lembata. (bp)

Komentar ANDA?