Perkembangan Romo Mar di Denpasar Masih Misteri

0
538
Foto: Romo Mar berpose bersama kakak kandungnya Elisabeth Arina Rupa Rada di Bandara Juanda saat hendak melakukan penerbangan ke Bandara Ngurah Rai Denpasar

NTTsatu.com  – MAUMERE – Misteri masih terus menyelimuti cerita panjang tentang Romo Yohanes Martinus Rada, Ocarm. Imam muda 32 tahun itu kini masih berada di Denpasar Bali dalam rangka perawatan kesehatan. Bagaimana perkembangannya di Pulau Dewata hingga sekarang tidak diketahui secara pasti.

Media-media lokal di Kabupaten Sikka belum mendapatkan informasi yang jelas. Narasumber pasti tentang Romo Mar hanyalah pihak keluarga yang sedang mendampingi Romo Mar. Media-media masih kesulitan menghubungi keluarga yang ada di Denpasar. Otoritas Karmel di Weruoret Kecamatan Nita dan kepolisian juga lebih banyak mendapatkan informasi dari keluarga yang berada di Denpasar.

Komisariat Ordo Karmel Indonesia Timur Romo Yohanes Don Bosco Djawa, O.Carm yang dihubungi Rabu (10/1) pekan lalu mengatakan selama ini dia hanya mendapatkan informasi dari Elisabeth Arina Rupa Rada, kakak sulung Romo Mar. Menurut Elisabeth Arina Rupa Rada, Romo Mar sedang menjalani perawatan kesehatan di Denpasar pasca ditemukannya kembali Imam tersebut di Surabaya.

Kapolres Sikka Made Kusuma melalui Kabag Humas Polres Sikka Margono beberapa waktu lalu menjelaskan kepolisian terus membangun komunikasi dengan pihak keluarga guna mendapat informasi. Sama seperti Romo Yohanes Don Bosco Djawa, Margono menegaskan informasi dari keluarga bahwa Romo Mar sudah ditemukan dan sekarang berada di Denpasar.

Romo Yohanes Don Bosco Djawa mengatakan pihaknya selalu membangun komunikasi segitiga dengan baik bersama keluarga dan kepolisian, terutama Kanit Resrkrim Polsek Nita. Otoritas Karmel selalu kooperatif dan terbuka satu sama lain, dan tidak ada hal yang disembunyikan dari peristiwa Romo Mar.

Menurut Romo Yohanes Don Bosco Djawa, dari Elisabeth Arina Rupa Rada diperoleh informasi bahwa Romo Mar belum bisa memberikan keterangan apa-apa karena kondisinya lagi kalut dan tertekan. Menurut Elisabeth Arina Rupa Rada adik bungsunya itu hanya mau berbicara dengan Romo Yohanes Don Bosco Djawa selaku pimpinannya.

“Arina sampaikan Romo Mar masih dalam kondisi kalut, dalam situasi yang sangat tertekan. Dia belum banyak bicara. Jadi apa masalahnya sampai dia hilang juga kami tidak tahu. Dia hanya mau sampaikan itu kepada saya, mungkin karena hal-hal begini hanya bisa dengan orang yang dipercaya,” jelas Romo Yohanes Don Bosco Djawa.

Terhadap misteri yang terus menyelimuti Romo Mar, otoritas Karmel sudah berencana akan ke Denpasar guna melihat langsung perkembangan Wakil Ekonom Komisariat Karmel Indonesia Bagian Timur itu. Rencana ke Denpasar juga sekaligus untuk menggali keterangan dari yang bersangkutan sehingga persoalan yang sudah menjadi cerita publik ini bisa menjadi jelas.

“Kami punya rencana untuk ambil waktu khusus bertemu dia, mendengarkan dan mendampingi. Buat kami, apa masalahnya baru akan menjadi jelas pada tahap yang berikut. Yah, ini kan proses. Yang terpenting adalah dia bisa sehat dan setelah itu menjelaskan duduk soalnya,” terang Romo Yohanes Don Bosco Djawa.

Ketika ditemui media ini, Romo Yohanes Don Bosco Djawa mengatakan dia hanya bisa menjelaskan fakta-fakta yang terjadi, terutama kronologis Romo Mar ditemukan Surabaya, hingga dibawa ke Denpasar. Selain dari itu, Romo Yohanes Don Bosco Djawa mengaku tidak mengetahui secara pasti. Bahwa ada interpretasi, asumsi, atau pun opini, bahkan sampai maki-maki, Romo Yohanes Don Bosco Djawa tidak bisa mengelaknya.

Sebagaimana diberitakan, Romo Mar diinformasikan hilang di Pantai Wairi’i pada Selasa (19/1217). Warga masyarakat menemukan beberapa barang miliknya di bawah pohon asam di pesisir pantai seperti sepeda motor, baju kaus berkrah berwarna abu-abu, celana jeans pendek, sepasang sandal, rokok marlboro putih, pemantik, dan helm. Dalam kantung celana terdapat kunci motor. Di dalam jok motor ditemukan STNK yang mana pemiliknya adalah Ordo Carmel Maumere. Ada juga KTP dan SIM atas nama Philipus.

Tim SAR Maumere melakukan pencarian di sepanjang perairan pantai itu selama 7 hari berturut-turut. Pada Senin (8/1), tersiar berita yang mengejutkan bahwa Romo Mar sedang berada di Denpasar. Setelah dicari tahu, ternyata dibenarkan bahwa Romo Mar sudah ditemukan keluarga di Surabaya, dan kemudian dibawa ke Denpasar untuk menjalani perawatan kesehatan.  (vic)

Komentar ANDA?